News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Top Rank

10 Orang Terkaya di Indonesia 2025 Versi Forbes, Nomor 1 Hartono Bersaudara

Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah daftar orang terkaya di Indonesia tahun 2025 menurut majalah Forbes.

Forbes adalah majalah bisnis dan ekonomi asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai salah satu lembaga rujukan global dalam pemeringkatan kekayaan, perusahaan, dan tokoh dunia.

Mereka secara rutin merilis daftar orang terkaya di dunia dan di berbagai negara, termasuk Indonesia, berdasarkan perhitungan aset, kepemilikan saham, serta data keuangan yang dapat diverifikasi.

Berdasar data yang dirilis Forbes pada Desember 2025, R. Budi Hartono dan Michael Hartono pemilik grup bisnis Djarum ini menduduki peringkat pertama orang terkaya di Indonesia.

Selain itu ada pula bos Barito Pacific Timber, Prajogo Pangestu.

Selengkapnya, berikut daftar 10 orang terkaya di Indonesia 2025 versi majalah Forbes:

*) Konversi kekayaan dibuat dengan asumsi 1 USD = Rp 16.773 (nominal konversi 1 Februari 2026)

1) Budi Hartono & Michael Hartono ($43,8 Miliar = Rp 734,66 Triliun)

BUDI HARTONO - Pengusaha R Budi Hartono (Forbes)

Kakak beradik R. Budi Hartono dan Michael Hartono mendapatkan sebagian besar kekayaan mereka dari investasi di Bank Central Asia (BCA).

Akar kekayaan keluarga ini berasal dari produsen rokok Djarum. Aset keluarga lainnya mencakup real estat utama di Jakarta serta merek elektronik populer Polytron, yang merambah ke bisnis kendaraan listrik (EV) di tanah air pada Mei 2025 dengan peluncuran dua model mobil listrik. 

Kakak beradik ini juga membawa Global Digital Niaga, induk dari raksasa e-commerce Blibli, melantai di bursa dan berhasil meraup 8 triliun rupiah ($510 juta) dalam IPO terbesar kedua di Indonesia pada tahun 2022.

2) Prajogo Pangestu ($39,8 Miliar = Rp 667,57 Triliun)

PRAJOGO PANGESTU - Pengusaha Prajogo Pangestu (YouTube Barito Pacific)

Prajogo Pangestu memulai kariernya di bisnis perkayuan pada akhir 1970-an.

Perusahaannya, Barito Pacific Timber, go public pada tahun 1993 dan berganti nama menjadi Barito Pacific setelah mengurangi bisnis perkayuannya pada tahun 2007.

Pada tahun 2007, Barito Pacific mengakuisisi 70 persen saham perusahaan petrokimia Chandra Asri, yang kemudian memisahkan (spin off) anak perusahaannya, Chandra Daya Investasi, untuk melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2025.

Baca juga: Kekayaan Elon Musk di Awal Tahun 2026 Tembus Rp11.620 Triliun, Setara Ekonomi Negara Besar

3) Keluarga Widjaja ($28,3 Miliar = Rp 474,68 Triliun)

Eka Tjipta Widjaja (Kontan/Lukas Ferdinand)

Keluarga Widjaja mewarisi kerajaan bisnis milik Eka Tjipta Widjaja, yang wafat pada tahun 2019 di usia 98 tahun. Sebagai imigran asal Tiongkok ke Indonesia, Eka memulai usahanya dengan berjualan biskuit saat remaja.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini