TRIBUNNEWS.COM - Fakta-fakta pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (3/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, setidaknya 50 tokoh Islam diundang oleh Presiden untuk berdiskusi.
Sejumlah organisasi Islam yang diundang, di antaranya meliputi Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, Syarikat Islam, hingga MUI.
Selain itu, tokoh-tokoh pondok pesantren (Ponpes) di beberapa wilayah, seperti Jawa Timur, turut diundang.
"Hampir semua organisasi muslim; PBNU, Muhammadiyah, MUI, ada Persis, Syarikat Islam, kemudian tokoh-tokoh Ponpes dari Jawa Timur dan lain sebagainya. Nanti jumlahnya sekitar 40 sampai 50."
"Diskusi tentang ya, kondisi dalam negeri, luar negeri," kata Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, Selasa.
Para tokoh muslim tersebut, lantas diajak berdiskusi mengenai permasalahan dalam negeri hingga luar negeri. Termasuk bergabungnya Indonesia di Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Board of Peace sebelumnya diluncurkan dalam sebuah seremoni di sela-sela penyelenggaraan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Lembaga tersebut, diklaim bertujuan untuk mewujudkan perdamaian di Palestina, mendorong gencatan senjata antara Israel dan Hamas, serta merekonstruksi Gaza.
Presiden Prabowo adalah satu di antara sejumlah pemimpin negara yang paling awal menandatangani Board of Peace di Swiss dan menandai bergabungnya Indonesia ke lembaga yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump itu.
Selain Indonesia, tercatat ada beberapa negara yang ikut bergabung Dewan Perdamaian, yakni Arab Saudi, Bahrain, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Turkiye, Hungaria, Qatar, Israel, Bulgaria, Yordania, Kazakhstan, Kosovo, Pakistan, Paraguay, Uni Emirat Arab.
Board of Peace diketuai oleh Presiden AS Donald Trump, sedangkan Indonesia sebagai anggota lembaga ini.
Baca juga: Pertemuan MUI dan Prabowo: Akui Skeptis, Siap Keluar dari Board of Peace Jika Palestina Ditinggal
Fakta Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam di Istana
1. Tokoh yang HadirĀ
Sejumlah tokoh Islam dan ormas Islam menghadiri pertemuan rutin tiga/empat bulan sekali di Istana pada Rabu kemarin.
Tokoh yang hadir meliputi Ketua Umum MUI KH. Anwar Iskandar, Waketum MUI Cholil Nafis, pengusaha Islam Jusuf Hamka alias Babah Alun, dan Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.
Selain itu, ada tokoh NU sekaligus Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Ketua PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Ketua PP Fatayat NU Arifatul Choiri Fauzi sekaligus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Baca tanpa iklan