Ketika waktu tersebut, umat Muslim dianjurkan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa
Adapun hal-hal yang membatalkan puasa adalah makan, minum, keluar air mani yang disengaja, muntah yang disengaja, haid dan nifas, dan keluar dari islam (murtad).
Baca juga: Jadwal Menu Buka Puasa dan Sahur di Masjid Kampus UGM Selama Ramadan 2026
Syarat Puasa
Ketika menjalani puasa Ramadhan, ada syarat dan rukun yang harus dipenuhi, yakni sebagai berikut:
- Islam
Seseorang harus beragama Islam bila ingin menunaikan puasa Ramadhan.
- Sehat Jasmani dan Rohani
Ketika menjalani puasa pun, seseorang harus dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani.
Namun, bila dalam keadaan sakit, maka mereka akan diizinkan untuk tidak berpuasa dan dapat digantikan kemudian hari.
- Baligh
Puasa tidak diwajibkan bagi anak-anak yang belum mencapai usia baligh atau pubertas.
Namun, jika seseorang mencapai tingkat akal baliqh maka wajib menjalankan ibadah puasa.
- Bermukim
Dikutip dari dsi.acehprov.go.id, bermukim di sini artinya tidak dalam keadaan bersafar.
Sebagaimana dalam firman Allah Swt:
“Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.” (QS Al Baqarah 185).
(Tribunnews.com/Suci Bangun DS)
Baca tanpa iklan