TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) memasuki fase krusial di tahun 2026.
Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan percepatan pembangunan infrastruktur untuk lembaga legislatif dan yudikatif agar ekosistem pemerintahan pusat dapat beroperasi penuh pada tahun 2028.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw menegaskan bahwa saat ini fokus pembangunan beralih ke tahap kedua.
Hal ini disampaikan menyusul kunjungan kerja Presiden Prabowo ke IKN pada 12-13 Januari 2026 lalu.
"Sesuai amanat Bapak Presiden Prabowo, kami sedang menyiapkan dan mengebut pembangunan ekosistem legislatif seperti gedung MPR/DPR/DPD, serta ekosistem yudikatif yakni Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA)," ungkap Troy saat wawancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra di Studio Tribunnews, Palmerah, Jakarta, Jumat (7/2/2026).
Troy memaparkan, untuk klaster eksekutif, progres pembangunan gedung dan hunian sudah hampir mencapai 100 persen.
Fasilitas seperti Istana Garuda, Istana Negara, empat kompleks Kantor Kemenko (16 tower), serta 47 tower hunian ASN dan 36 unit Rumah Jabatan Menteri sudah siap dan sebagian besar telah difungsikan.
"Ekosistem eksekutif hampir selesai sepenuhnya. Kini tantangannya adalah melengkapi sarana untuk cabang kekuasaan lainnya," ujarnya.
Baca juga: Presiden Prabowo Tinjau IKN, Komisi II DPR Nilai Penting untuk Perbaikan dan Evaluasi
Di tengah percepatan pembangunan, Otorita IKN juga mencatat lonjakan kunjungan publik.
Pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akhir 2025 lalu, tercatat sekitar 300.000 orang mengunjungi IKN dengan sekitar 79.000 kendaraan masuk.
Troy menepis berbagai isu miring dan hoaks yang beredar di media sosial, termasuk video deep fake yang menggunakan AI untuk menggambarkan Istana Garuda tenggelam banjir.
"Kami melawan disinformasi dengan data dan fakta. IKN tidak mangkrak, justru semakin hidup. Sekolah dari SD hingga SMA sudah siap menerima siswa tahun ajaran baru ini, tiga rumah sakit sudah beroperasi, dan hotel-hotel pun sudah buka. Seeing is believing (melihat adalah percaya), silakan datang dan buktikan sendiri," tegas Troy.
Baca juga: Prabowo Minta Desain dan Fungsi IKN Dikoreksi, Istana: Antisipasi Kejadian Terburuk
Berikut petikan wawancara khusus Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Troy Pantouw dengan Tribunnews;
Baca tanpa iklan