TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pegawai PT Karabha Digdaya enggan bercerita soal kronologi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dua bos mereka.
KPK menangkap Trisnadi Yulrisman selaku Dirut PT Karabha Digdaya dan Berliana Tri Kusuma, Head Corporate Legal PT Karabha Digdaya atas kasus suap terhadap Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok.
Suap diberikan bos PT Karabha Digdaya terkait pengurusan eksekusi lahan.
Bos PT Karabha Digdaya diamankan KPK di kawasan Emerald Golf, Tapos, Depok, Jawa Barat pada Kamis (5/2/2026) malam.
Tribunnews.com pun mendatangi PT Karabha Digdaya yang berada di komplek elite di kawasan Tapos, Depok, Jawa Barat, tepatnya di sekitar lapangan golf pada Sabtu (7/2/2026).
Pantauan Tribunnews.com di lokasi, situasi terlihat sepi.
Baca juga: OTT Suap PN Depok, KPK Telisik Dugaan Dana Konsinyasi Rp543 Miliar di BTN
Lokasi tersebut hanya menjadi tempat lalu lalang kendaraan.
Tribunnews.com pun mencoba menelusuri jalanan yang sepi itu hingga ke PT Karabha Digdaya yang diketahui berdiri sejak tahun 1990 itu.
Awalnya, seorang wanita yang diduga pegawai dari PT Karabha Digdaya menghampiri dan menanyakan keperluan kedatangan wartawan.
Namun, ketika ia mengetahui tujuan kedatangan untuk menggali informasi OTT KPK, ia langsung bergegas pergi dan menyerahkan kepada petugas keamanan perusahaan.
Baca juga: Begini Penampakan Rumah Dinas Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Dikelilingi Pagar 2 Meter
Seorang Petugas keamanan, Agung (bukan nama sebenarnya) pun langsung berdiri dari pos keamanan dan menghampiri.
Dengan gesture sedikit panik dan berbicara terbata-bata ia mengaku tidak bertugas atau tengah libur saat operasi senyap KK terjadi pada Kamis malam.
"Kalau untuk penangkapan sih saya kan kurang paham nih. Karena kan, karena saya juga pas lagi ini mungkin saya juga lagi libur gitu kan. Saya hanya menjalankan tugas aja, gitu," ucap Agung.
Ia pun mengambil ponselnya untuk melaporkan kedatangan Tribunnews.com kepada komandan regunya.
Tak lama, seorang petugas dengan pakaian safari pun datang menaiki sepeda motor.
Baca tanpa iklan