Petugas itu pun mengatakan hal yang sama.
Ia mengaku tidak mengetahui persis soal OTT KPK itu lantaran tengah libur.
Di sela-sela perbincangan, ia hanya memberi informasi jika semua karyawan pada manajemen PT Karabha Digdaya yang ia ketahui berjumlah kurang lebih 400 orang itu juga tengah libur saat akhir pekan.
Sementara itu, Agus terlihat mondar-mandir masuk ke salah satu gedung perusahaan dengan alasan akan memanggil pimpinan lainnya.
"Wah, kebetulan saya waktu itu libur. Jadi mungkin nanti sama pimpinan, nanti pimpinan saya ngasih keterangan," ucapnya.
Setelah lima menit menunggu, sebuah mobil golf dengan dua orang penumpang yang mengenakan seragam safari pun datang.
Setelah memarkirkan mobil golf itu, keduanya menghampiri dengan mimik muka serius.
Lagi-lagi, keduanya mengaku tengah libur saat OTT KPK terjadi.
"Kita semua libur. Jadi secara real-nya kita tidak mengetahui. Mungkin yang sampeyan ketahui sebatas itu, selebihnya kita tidak mengetahui," tuturnya.
Detik-detik Penangkapan Bos PT Karabha Digdaya (KD)
KPK menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan eksekusi lahan di Pengadilan Negeri (PN) Depok.
Kasus ini menyeret pucuk pimpinan pengadilan dan petinggi perusahaan yang sahamnya dimiliki Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
PT Karabha Digdaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan properti dan penyediaan jasa rekreasi berstandar tinggi seperti golf.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memaparkan kronologi detil pergerakan tim di lapangan pada hari penangkapan, Kamis (5/2/2026).
Tim KPK sejatinya telah bersiaga sejak dini hari karena informasi awal menyebut penyerahan uang akan dilakukan pukul 04.00 WIB, namun ternyata mundur hingga sore hari.
Berikut detik-detik OTT KPK di Depok:
Baca tanpa iklan