Menyikapi hal tersebut, kubu Hendry (Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung 2023), memecat Tedjo Sasongko sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI.
Konflik kubu Hendry Cs dan Tedjo Cs sempat mereda setelah digelar Rapat Pleno Diperluas PWI pada akhir Juni 2024 yang menyepakati penerimaan pengunduran diri beberapa pengurus harian PWI.
Namun, kisruh kembali terjadi menyusul perombakan susunan Dewan Kehormatan dan Pengurus PWI Pusat yang memicu desakan adanya Kongres Luar Biasa (KLB).
Pada 18 Agustus 2024, digelar Kongres Luar Biasa PWI di Jakarta. Lewat KLB tersebut, Zulmansyah Sekedang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PWI periode 2023-2028.
Dari sana konflik pun meruncing karena ada dua kepengurusan di tubuh PWI Pusat yakni kubu Hendry Bangun dan kubu Zulmansyah Sekedang.
Menyikapi kisruh tersebut, Dewan Pers mengambil langkah tegas pada September/Oktober 2024, termasuk tidak memperbolehkan PWI menggelar UKW dan menggembok sementara sekretariat PWI.
Menyikapi langkah Dewan Pers, Hendry Bangun merespons dengan mengajukan gugatan perdata terhadap Dewan Pers dan sejumlah pihak lainnya pada November 2024.
Langkah Dahlan Dahi Persatukan PWI
Setelah konflik berlarut-larut, akhirnya muncul inisiatif dari Dahlan Dahi untuk kembali menyatukan PWI.
Didukung Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Dahlan terpilih menjadi anggota Dewan Pers 2025-2028, Selasa (4/3/2025).
Setelah terpilih, beberapa wartawan senior berharap padanya untuk menyelsaikan konflik PWI. Dahlan langsung coba menghubungi Hendry Ch Bangun, yang sudah lama dikenalnya.
Hendry Ch Bangun, selaku Ketua Umum PWI Pusat dan Sekretaris Jenderal PWI Pusat Sayid Iskandarsyah, serta sejumlah kawan-kawan berada satu kubu.
Kubu lainnya Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, Sasongko Tedjo, pengurus PWI hasil Kongres Bandung Zulmansyah Sakedang.
Sekali waktu, Dahlan cerita, bahkan ia bekerja hingga larut malam untuk diskusi mencari akar masalah PWI. Untuk pendekatan emosional dan mencarikan suasana, Dahlan --yang pernah mengenyam pendidikan dan lama bertugas di Makassar, Sulawesi Selatan, bahkan membawa istrinya, berkunjung ke kediaman Hendry, yang beristri perempuan asal Sulawesi Selatan.
Pada bagian lagi, pendekatan dilakukan kepada Zulmansyah. Jadi lobi-lobi dijalin beberapa waktu, dan berulang.
Dahlan sendiri bukan anggota PWI, melainkan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).
Baca tanpa iklan