News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Profil dan Sosok

Profil Soenarko, Pemimpin GMKR yang Desak Adili Jokowi dan Makzulkan Gibran

Penulis: Rakli Almughni
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DEKLARASI GMKR - Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) melakukan deklarasi di Gedung Juang 1945, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Deklarasi dipimpin oleh Mayjen TNI (Purn) Soenarko.

TRIBUNNEWS.COM - Eks Danjen Kopassus, Soenarko, menjadi pemimpin Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan Rakyat (GMKR) yang mendesak adili Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan makzulkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Soenarko mendeklarasikan GMKR di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026).

Deklarasi tersebut dihadiri oleh sejumlah purnawirawan jenderal TNI-Polri yakni mantan Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Purn Slamet Soebijanto; mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno; dan Juru Bicara Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPPTNI), Laksma TNI (Purn) Moeryono Aladin.

GMKR dibentuk sebagai dukungan dari rakyat agar Presiden Prabowo Subianto berani menghadapi oligarki tanpa rasa takut.

Baca juga: Sosok Laksamana Purn Slamet Soebijanto, Eks KSAL yang Ikut Deklarasi GMKR Desak Adili Jokowi

Terdapat 5 poin tuntutan GMKR, berikut isinya:

1. Ajak rakyat bersatu: Merebut kembali kedaulatan dari kekuasaan oligarki.

2. Pertanggungjawaban pejabat: Meminta tanggung jawab semua pihak yang menyerahkan kedaulatan kepada oligarki.

3. Menuntut politisi dan aparat berhenti menjadi pelindung dan kaki tangan oligarki.

4. Mendesak Presiden Prabowo membersihkan pemerintahannya dari unsur-unsur pelindung oligarki.

5. Adili Joko Widodo dan makzulkan Gibran Rakabuming Raka serta Reformasi Kepolisian Republik Indonesia.

Profil Soenarko

Soenarko adalah purnawirawan perwira tinggi (Pati) di TNI Angkatan Darat (AD).

Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1978.

Soenarko lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 1 Desember 1953.

Jenderal bintang 2 tersebut dipercaya menjadi Danjen Kopassus pada 12 September 2007.

Kala itu, ia menggantikan posisi Mayjen TNI (Purn) Rasyid Qurnuen Aquary.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini