Ringkasan Berita:
- PKS resmi meluncurkan program Pasar Tani secara serentak di 100 Kabupaten/Kota se-Indonesia.
- Program ini membidik omzet jangka pendek sebesar Rp1 miliar dalam dua hari peluncuran, dengan target perputaran ekonomi tahunan mencapai minimal Rp10 miliar.
- Melalui jargon "Petani Kuat, Peternak Kuat, Nelayan Kuat", gerakan ini bertujuan memutus rantai distribusi dan mendorong masyarakat memanfaatkan lahan terdekat demi mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
TRIBUNNEWS.COM, BOGOR – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi meluncurkan inisiatif Pasar Tani Nasional serentak di 100 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
Gerakan ini bukan sekadar ajang jual beli, melainkan langkah konkret untuk memutus rantai distribusi yang panjang dan memperkuat kedaulatan pangan langsung dari tangan rakyat.
Berpusat di Kantor DPTP PKS Kabupaten Bogor pada Sabtu (14/2/2026), peluncuran ini mengusung tajuk ambisius: Petani Kuat, Peternak Kuat, Nelayan Kuat, Indonesia Berdaulat.
Ketua DPP PKS Bidang Petani, Peternak, dan Nelayan, Riyono Caping, menegaskan bahwa Pasar Tani adalah manifestasi dari ekonomi mandiri yang dimulai dari pekarangan rumah.
"Kita mulai dari yang terdekat. Punya lahan kosong? Tanami sayuran. Ada sisa ruang? Pelihara ayam. Gerakan ekonomi mandiri ini kita bangun dari hal paling sederhana dan merakyat agar bisa dilakukan oleh semua orang," ujar Riyono.
Menurutnya, Pasar Tani hadir sebagai ekosistem untuk menghidupkan UMKM sekaligus memastikan produk petani, peternak, dan nelayan terserap langsung oleh masyarakat dengan harga yang lebih adil.
Baca juga: PAN-PKB Dukung Prabowo Dua Periode, PKS: Ini Bukan Cepat-cepatan
Target Ekonomi yang Terukur
PKS tidak main-main dengan angka.
Dalam pelaksanaan serentak selama dua hari (14-15 Februari), program ini membidik omzet minimal Rp1 miliar.
Namun, visi jangka panjangnya jauh lebih besar.
Berikut adalah target utama program Pasar Tani:
- Jangkauan: 100 DPD PKS Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
- Target Tahunan: Perputaran ekonomi minimal Rp10 miliar dalam satu tahun.
- Fokus Komoditas: Penguatan kedaulatan pangan, terutama pada komoditas beras dan kebutuhan pokok lainnya.
Mandiri dari Akar Rumput
Riyono menambahkan bahwa Pasar Tani adalah "Pasarnya Kader untuk Masyarakat".
Strategi ini diharapkan mampu menggerakkan tiga pilar ekonomi sekaligus: Produksi, Distribusi, dan Konsumsi secara sehat dan mandiri.
Dengan dimulainya gerakan ini, PKS ingin membuktikan bahwa fondasi ekonomi nasional yang kokoh tidak selalu harus dimulai dari kebijakan makro, melainkan bisa tumbuh kuat dari ketahanan pangan keluarga dan lingkungan terdekat.
Baca tanpa iklan