Misal setelah dicek masuk pada desil 7 (menengah ke atas), tapi ternyata rumah masih indekos, kerja serabutan, hingga anak lebih dari dua, sehingga seharusnya masuk kategori miskin dan berhak mendapatkan bansos.
Menurut pihak Kemensos, ada tiga cara menurunkan desil agar masyarakat bisa menjadi penerima bansos PKH dan Sembako. Yaitu:
- Mendatangi operator SIKS-NG di desa/kelurahan dan mengajukan usulan pembaruan
- Mendatangi operator SIKS NG di dinas sosial kabupaten/kota;
- Melalui usulan pembaruan pada Aplikasi Cek Bansos.
Pengusulan melalui cara 1 dan 2 akan mengisi langsung 39 pertanyaan yang akan diinput oleh operator.
Pengusulan melalui cara 3 akan disurvei oleh pendamping sosial setempat.
Berikut cara mengubah desil, dikutip dari akun Instagram Dinas Sosial Grobogan:
1. Pengusulan Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Mengunduh/download aplikasi Cek Bansos Kemensos di PlayStore (Android) atau AppStore (iPhone)
- Membuat akun Aplikasi Cek Bansos
- Mengajukan pengusulan pembaharuan desil melaui aplikasi Cek Bansos
- Proses verifikasi lapangan oleh Pendamping Sosial Kemensos
- Setelah itu, akan ada validasi data secara bertahap yang akan diproses oleh Kemensos
Selanjutnya akan diproses oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk Pemeringkatan Desil
2. Pengusulan Melalui Kelurahan/Desa
- Datang ke kantor desa/kelurahan sesuai tempat tinggal dengan membawa fotokopi KK dan KTP
- Melakukan konsultasi dan pengajuan usulan Pembaruan dengan petugas Pengisi Data desa/kelurahan
- Pengisi Data Desa/Kelurahan akan membantu melakukan proses usulan melalui sistem SIKS-NG Kemensos
- Setelah itu akan ada verifikasi Usulan secara bertahap yang akan diproses oleh Dinas Sosial dan Kemensos.
Selanjutnya akan diproses oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pemeringkatan Desil.
Pengisi Data Desa/Kelurahan hanya membantu untuk melakukan pengusulan Pembaruan melalui sistem SIKS-NG Kemensos jika data sesuai.
Nantinya, pembaruan desil dapat menghasilkan:
- Desil naik
- Desil turun
- Desil tetap
Kategori desil ditentukan berdasarkan kondisi sosial ekonomi terbaru serta hasil verifikasi data.
Sehingga masyarakat diminta memberikan jawaban yang jujur dan sesuai kondisi sebenarnya.
Sebab, data yang akurat membantu pemerintah menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran.
(Tribunnews.com/Sri Juliati)
Baca tanpa iklan