News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

OTT KPK di Pekalongan

Pemeriksaan Pejabat Pemkab Pekalongan Berlanjut, Aset Terkait Bupati Ikut Disasar

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SALON DISEGEL - Rumah salon milik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan disegel KPK, Selasa (3/3/2026). Bupati Fadia terjaring OTT KPK di Semarang pada Selasa (3/3/2026) dini hari.

TRIBUNNEWS.COM, PEKALONGAN - Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Pekalongan tak hanya menyasar ruang-ruang strategis di kompleks pemerintahan. 

Penyidik juga memperluas penyegelan hingga ke aset yang diduga berkaitan dengan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Selain kantor di lingkungan Setda, tim KPK turut memasang segel di rumah salon milik Fadia di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Selasa (3/3/2026).

Pagar besi salon tertutup rapat dan tidak terlihat aktivitas di dalamnya.

Restoran Bigboss di Jalan Diponegoro terpantau tutup, meski tidak ditemukan adanya segel KPK di lokasi tersebut.

Langkah ini menandai eskalasi penyelidikan yang tidak lagi terbatas pada ruang kerja birokrasi, melainkan juga menyentuh aset yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah didalami.

Baca juga: Sosok Ashraff Abu, Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Anggota DPR RI Berharta Rp42 Miliar

Delapan Kendaraan Ikut Disegel

Pantauan Tribunjateng.com, Selasa (3/3/2026) sore, di halaman Rumah Dinas Bupati Pekalongan, sedikitnya delapan kendaraan terlihat dipasangi stiker segel KPK. Segel ditempel pada kaca depan dan handel pintu sisi pengemudi.

Beberapa kendaraan yang tampak di lokasi antara lain Denza D9, Toyota Fortuner, Toyota Camry, Mitsubishi Xpander, Hyundai, serta mobil listrik produksi Wuling.

Suasana berbeda terlihat di halaman Polres Pekalongan Kota pada Selasa (3/3/2026) siang. 

Di tengah pemeriksaan pejabat Pemkab Pekalongan oleh penyidik KPK, beberapa momentum justru memperlihatkan sisi manusiawi dari peristiwa besar yang sedang berlangsung.

Beberapa keluarga dan orang terdekat tampak datang membawa pakaian ganti dan perlengkapan mandi untuk para pejabat yang sedang jalani pemeriksaan. 

 Ada yang masih mengenakan seragam dinas Pemkab Pekalongan saat menyerahkan tas berisi kebutuhan pribadi tersebut.

Sekira pukul 14.14, satu persatu perlengkapan itu diantar ke dalam gedung.

Wajah-wajah tegang tak terelakkan. Sebagian memilih menunduk, sebagian lain berjalan cepat tanpa banyak bicara. 

Sebelumnya, sekira pukul 14.05, beberapa anggota penyidik KPK berpakaian santai terlihat keluar dari gedung Mapolres Pekalongan Kota. 

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini