TRIBUNNEWS.COM - Bos rokok HS, Muhammad Suryo yang mengalami kecelakaan rupanya adalah anak dari Wakil Bupati Bengkulu Utara, Sumarno.
Suryo mengalami kecelakaan saat mengendarai motor gede Harley Davidson bersama istrinya, Anis Syarifah di Jalan Wates Purwoerjo, Palihan, Temon, Kulon Progo, Minggu (1/3/2026).
Menantu Sumarno, Anis Syarifah meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
Kronologi kejadiannya adalah moge yang dikendarai Muhammad Suryo diduga menabrak motor Jupiter MX yang dikendarai oleh seorang ayah, Abdullah dan anak, Deva.
Anak Wabup Bengkulu Utara itu telah meminta maaf kepada korban dan berjanji akan memberikan beasiswa sekolah hingga kuliah kepada Deva.
"Bapak, saya mohon maaf ya. Kalau istri saya ada salah, saya mohon maaf. Tidak ada yang menginginkan semua ini," kata Muhammad Suryo saat video call dengan Abdullah.
Suryo juga berharap hubungannya dengan korban tetap terjalin baik setelah peristiwa kecelakaan tersebut.
"Semoga kita bisa jadi keluarga. Mulai hari ini saya menganggap panjenengan (anda) keluarga saya. Sekali lagi saya mohon maaf," ucapnya.
Baca juga: Bos Rokok HS Muhammad Suryo Minta Maaf, Janji Beri Beasiswa Sekolah Anak Korban hingga Kuliah
Lantas, seperti apakah profil dan sosok Sumarno, ayah bos rokok HS Muhammad Suryo? Berikut informasi lengkapnya.
Sosok Sumarno
Sumarno adalah Wabup Bengkulu Utara periode masa jabatan 2025-2030.
Pada Pilkada 2024, Sumarno maju mencalonkan diri sebagai Wabup Bengkulu Utara mendampingi Arie Septia Adinata.
Melawan kotak kosong, Sumarno berhasil mendapatkan 162.119 suara atau 94,45 persen dari total suara yang sah.
Sumarno lahir di Desa Wonodadi, Kecamatan Tanjung Sari, Lampung Selatan, pada 15 Januari 1959.
Ia menikah dengan Supinem dan dikaruniai tiga orang anak.
Anak pertamanya adalah pengusaha sukses pemilik rokok HS, yakni Muhammad Suryo.
Baca tanpa iklan