TRIBUNNEWS.COM - Memasuki puncak arus balik, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau ramai lancar pada Rabu (25/3/2026).
Di Pelabuhan Bakauheni yang berada di Kabupaten Lampung Selatan ini, terpantau mulai dipadati oleh kendaraan Senin pagi pukul 10.00 WIB.
Pelabuhan yang menghubungkan Pulau Sumatera dengan Pulau Jawa via perhubungan laut (Selat Sunda), sejumlah kendaraan pemudik tampak mulai memadati area pelabuhan.
Berdasarkan pantauan video update suasana pelabuhan Bakauheni yang diunggah di kanal YouTube Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok, tampak kendaraan seperti motor, mobil pribadi dan bus bergerak secara bertahap menuju dermaga.
Antrean kendaraan juga tidak tampak mengular, menandakan arus lalu lintas menuju kapal berjalan relatif normal.
Selain itu, truk logistik juga tampak mengantre menuju dermaga.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, situasi lalu lintas di dalam kawasan pelabuhan masih terbilang lancar dan terkendali.
Sebagai bagian dari skenario pengendalian, kendaraan tertentu dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu guna mengurai kepadatan di Pelabuhan Bakauheni.
Langkah ini dinilai efektif menjaga kelancaran arus penyeberangan di tengah tingginya mobilitas masyarakat pasca Lebaran.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, berdasar data Posko angkutan Lebaran, jumlah penumpang yang menyeberang 128.821 orang.
Ratusan ribu orang tersebut menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu dalam 24 jam, Selasa (24/3/2026).
Baca juga: Jasa Marga: 21 Ribu Mobil Kurang Saldo E-toll Saat Arus Mudik, Bikin Macet Gerbang Tol Kalikangkung
"Angka ini melonjak 51 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 85.287 orang," ujarnya, Rabu (25/3/2026), dikutip dari TribunLampung.co.id.
Tak hanya penumpang, lonjakan juga terjadi pada jumlah kendaraan.
Jumlah kendaraan yang menyeberang tercatat sebanyak 36.499 unit, meningkat 63 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 22.391 unit.
Baca tanpa iklan