TRIBUNNEWS.COM - Isu merger atau penggabungan antara Partai NasDem dan Gerindra mencuat, memicu spekulasi soal peta kekuatan baru dalam politik nasional.
Di tengah mencuatnya isu merger partai berlambang Mercy dan Kepala Garuda itu, seorang potisi NasDem melontarkan candaan dalam sebuah rapat legislatif.
Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, berseloroh mengenai apakah Partai NasDem dengan Gerindra akan merger?
Dalam rapat Komisi XIII DPR RI, yakni dengar pendapat dengan Kepala BPIP yang disiarkan di kanal YouTube TVR Parlemen pada Senin (13/4/2026), terlihat Willy Aditya memimpin rapat tersebut.
Ia mengenakan setelan jas berwarna navy dengan kemeja biru muda.
Pada kesempatan tersebut, rapat membahas tentang Peta Jalan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Perkembangan RUU Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPDIP).
Satu per satu anggota legislator menyampaikan pendapatnya.
Sampailah pada giliran legislator dari fraksi NasDem dan Gerindra.
Saat itulah, Willy Aditya yang juga Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP NasDem ini menyampaikan candaan terkait kemungkinan merger partai.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), merger dapat diartikan sebagai penggabungan dua atau lebih perusahaan di bawah satu pemilikan.
Baca juga: NasDem Sebut Anies Baswedan Temui SBY Seperti Anak ke Orang Tua, Tak Ada Agenda Politik
Pantauan Tribunnews, saat berlangsungnya rapat, Willy melihat kader Nasdem, Muslim Ayub duduk sebelahan dengan kader Gerindra, Anwar Sadad.
Lantas, Willy Aditya melemparkan kesempatan kepada dua legislator tersebut.
Namun, ia mempersilakan salah satu untuk menyampaikan gagasannya lebih dulu.
"Kita lanjut ke Gerindra atau NasDem dulu? Atau mau merger NasDem dengan Gerindra?" ucapnya dalam rapat Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin. Disambut gelak dari sejumlah legislator.
Tak lama setelah itu, Willy Aditya mempersilahkan Muslim Ayub memberikan tanggapannya.
Baca tanpa iklan