TRIBUNNEWS.COM - Khutbah Jumat 24 April 2026 mengangkat tema “Cara Hadapi Tantangan Pergolakan Zaman” yang sangat relevan dengan kondisi kehidupan umat Islam di era modern.
Zaman terus berubah dengan cepat, menghadirkan berbagai tantangan mulai dari krisis moral, pergeseran budaya, hingga konflik sosial dan geopolitik yang bergejolak.
Dalam khutbah Jumat ini, jamaah diajak untuk merenungi bahwa setiap perubahan zaman harus dihadapi dengan iman yang kokoh, akhlak yang mulia, serta sikap bijak dalam menyikapi perkembangan dunia.
Pergolakan zaman bukanlah alasan untuk meninggalkan nilai-nilai Islam, melainkan momentum untuk memperkuat ketakwaan dan memperbaiki diri.
Khutbah Jumat ini menekankan bahwa umat Islam harus memiliki pondasi spiritual yang kuat agar tidak mudah goyah oleh arus globalisasi dan modernisasi.
Iman dan takwa menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai ujian, sementara ilmu pengetahuan dan akhlak mulia menjadi bekal untuk beradaptasi dengan perubahan.
Rasulullah SAW telah memberikan teladan bagaimana menghadapi tantangan dengan sabar, istiqamah, dan tetap berpegang pada kebenaran.
Oleh karena itu, khutbah Jumat ini mengingatkan jamaah agar tidak terjebak dalam arus materialisme dan hedonisme, tetapi tetap menjadikan Al-Qur’an dan sunnah sebagai pedoman hidup.
Selain itu, khutbah Jumat 24 April 2026 juga mengajak umat Islam untuk memperkuat ukhuwah, menjaga persatuan, dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Pergolakan zaman seringkali melahirkan perpecahan, namun dengan sikap saling menasihati dalam kebaikan dan kesabaran, umat Islam dapat menghadapi tantangan dengan lebih kokoh.
Khutbah Jumat ini menegaskan bahwa menghadapi zaman modern bukan hanya soal bertahan, tetapi juga soal membangun peradaban yang lebih baik dengan nilai-nilai Islam sebagai fondasinya.
Baca juga: Doa setelah Salat Sunah di Belakang Maqam Ibrahim saat Haji atau Umrah
Selengkapnya simak teks Khutbah Jumat 24 April 2026 tema “Cara Hadapi Tantangan Pergolakan Zaman” mengutip dari Pondok Pesantren Tambakberas Jombang, Jawa Timur.
Khutbah Jumat 24 April 2026: Cara Hadapi Tantangan Pergolakan Zaman
Oleh; KH. Kholid Mas'ud
الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً وَهُوَ العَزِيْزُ الغَفُوْرُ . وَجَعَلَ لِلْوُصُوْلِ إِلَيْهِ سُبُلاً وَاضِحَةً واليه ترجعون . أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً يَرْجُوْ بِهَا كُلُّ مُؤمِنٍ عَالِيَ الْجَنَانِ نُزُلاً وَهُوَ عَلِيْمٌ بمَا يَعْمَلُوْنَ . وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ، أَقْوَمُ الْخَلْقِ دِيْنًا وَأَهْدَاهُمْ سُبُلاً وَبِهِ كُلُّ خَلْقٍ يُشْفَعُوْنَ . صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْماً كَثِيْرًا مَا دَامَتْ الاَيَّامُ اِلَى يَوْمِ يُحْشَرُوْنَ .
أمَّا بَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ! اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ . وَاعْلَمُوا أَنَّ اللهَ تعالى لاَ يَظلمُ مثقالَ حبةٍ على عباده ، ولكن كانوا أنفسَهم يظلِمون ، فما أصابَهم من المصَائبِ والبلايا كان ذلك عاقبةَ ما كانوا يكسِبون ، فلو أنهم يعمَلون ما أمرهم تبارك وتعالى وينهون عن كل ما نهى عنه لأكلوا من فوقهم ومن تحت أرجلهم وهم آمنون مُطمئنون . قال تعالى: وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ
كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ (الاعراف: 96)
Kaum Muslimin Rahimakumullah
Marilah kita senatiasa meningkatkan kadar ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya. Karena tinggi dan rendah derajat seseorang di sisi Allah SWT. tergantung dari kadar ketaqwaanya. Maka sungguh bahagia dan beruntung bagi orang-orang yang mampu meningkatkan terus menerus kadar ketaqwaannya hingga mempunyai derajat yang tinggi di sisi Tuhannya.
Kaum Muslimin Rahimakumullah
Melalui khutbah jum’at ini saya mengajak para hadirin untuk sejenak merenungkan sebuah hadis nabi riwayat Ahmad ibn Hanbal dan al-Tirmidzi, semoga dengan merenungkan hadis tersebut semakin kuat nilai keimanan kita, semakin giat kita melaksanakan ibadah kepada Allah dan semakin takut kita melakukan maksiat kepada-Nya. Hadis tersebut adalah:
Baca tanpa iklan