Adapun telepon seluler seluruh kru kapal telah berada dalam penguasaan para perompak.
Kapal MT Honour 25 merupakan kapal berbendera UEA dengan total kru sebanyak 17 orang.
Empat diantaranya berasal dari Indonesia yakni Ashari Samadikun, Adi Faisal (Bulukumba, Sulawesi Selatan), Wahudinanto (Pemalang, Jawa Tengah), dan Fiki Mutakin (Bogor, Jawa Barat).
Sepuluh kru lainnya berasal dari Pakistan, satu orang dari Myanmar, satu dari Srilanka, dan seorang dari India.
Para perompak bersenjata api tersebut dilaporkan meminta uang tebusan sebagai syarat pembebasan kru kapal.
Baca tanpa iklan