News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Makan Bergizi Gratis

Rencanakan Audit Nasional Dapur MBG, Dudung Minta SPPG Jangan Cuma Cari Untung

Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DAPUR SPPG – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (12/5/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk meninjau langsung standar kebersihan dan keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

TRIBUNNEWS.COM - Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkapkan rencana audit secara nasional terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) demi memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan baik.

Menurut Dudung, pengawasan ketat diperlukan karena MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia.

“MBG ini kan program prioritas presiden yang harus dikawal dalam rangka pemenuhan gizi anak-anak Indonesia,” kata Dudung saat sidak di kawasan Petamburan dan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (12/5/2026).

Ia menilai pemerintah harus turun langsung melakukan pengecekan agar tidak terjadi penyimpangan di lapangan.

“Kalau misalnya tidak kita secara langsung terlibat untuk mengecek ini nanti akan terjadi kesewenang-wenangan,” ujarnya.

Dudung mengatakan pihaknya akan segera melakukan audit dan klasifikasi nasional terhadap seluruh SPPG.

“Mengklasifikasi nasional tentang SPPG tentunya apakah itu layak penuh, layak bersyarat atau tidak layak sehingga tidak operasional,” katanya.

SIDAK SPPG - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Petamburan dan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (12/5/2026). Dalam sidak tersebut, Dudung menilai dua dapur yang diperiksanya tidak layak operasional karena tidak memenuhi standar kesehatan dan sanitasi. (Tribunnews.com/Tangkap Layar Kompas TV)

Ia juga mengingatkan program MBG tidak boleh dijalankan hanya demi mencari keuntungan semata.

“Jadi tidak serta-merta hanya untuk mencari suatu keuntungan,” tegas Dudung.

Menurutnya, keamanan pangan dan kesehatan anak-anak penerima manfaat harus menjadi prioritas utama.

“Dipastikan anak-anak yang menerima itu betul-betul menjadi sehat ya. Bukan kemudian akhirnya hanya sekadar makan saja,” lanjutnya.

Baca juga: KSP Dudung Sidak SPPG di Jakarta Barat, 2 Dapur MBG Terancam Ditutup

Dudung mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana terkait berbagai temuan ketimpangan di lapangan.

“Bahkan yang sudah disuspen juga sampai 1000-an lebih itu,” kata Dudung.

Arahan Prabowo untuk Dudung

Sebelumnya, Dudung Abdurachman mengungkap arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memeriksa celah potensi ketimpangan di program prioritas nasional.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memperkuat kolaborasi.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini