News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lowongan Kerja

Lowongan Kerja Kemenkes Proyek IHSS Dibuka hingga 19 Mei 2026

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LOWONGAN KERJA KEMENKES - Kementerian Kesehatan membuka lowongan kerja proyek IHSS. Pendaftaran dibuka hingga 19 Mei 2026 melalui link resmi rekrutmen Kemenkes.

Ringkasan Berita:

  • Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka lowongan kerja Indonesia Health Systems Strengthening Project untuk penempatan di CPMU Jakarta hingga 19 Mei 2026.
  • Posisi yang dibuka meliputi Konsultan Kesetaraan, Konsultan Monitoring dan Evaluasi, serta Petugas Monitoring dan Evaluasi.
  • Pelamar diutamakan memiliki pengalaman di sektor kesehatan, pembangunan sosial, atau proyek donor internasional.

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka lowongan kerja melalui program Indonesia Health Systems Strengthening Project (IHSS) untuk penempatan di Central Project Management Unit (CPMU).

IHSS Project merupakan proyek penguatan sistem kesehatan Indonesia yang dijalankan Kemenkes bekerja sama dengan sejumlah mitra pembangunan internasional, seperti World Bank, Asian Infrastructure Investment Bank, Asian Development Bank, dan Islamic Development Bank.

Program ini berfokus pada penguatan layanan kesehatan primer, sistem rujukan, laboratorium kesehatan, hingga tata kelola kesehatan di berbagai wilayah Indonesia.

Seluruh posisi yang dibuka akan ditempatkan di lingkungan Kementerian Kesehatan RI di Jakarta.

Pendaftaran lowongan kerja IHSS Project Batch VII dibuka hingga 19 Mei 2026 pukul 23.59 WIB melalui laman resmi rekrutmen Kemenkes.

Bagi kamu yang memenuhi kualifikasi dan berminat mendaftar pada lowongan kerja tersebut, berikut informasi selengkapnya.

Konsultan Kesetaraan (1 Posisi)

Kualifikasi:

  1. Gelar Magister di bidang Kesehatan Masyarakat, Ilmu Sosial, Studi Pembangunan, atau jurusan terkait. Memiliki sertifikasi profesional lebih disukai.
  2. Pengalaman minimal 7 (tujuh) tahun di bidang inklusi sosial dan kesetaraan dalam sektor kesehatan atau pembangunan sosial;
  3. Keahlian yang terbukti dalam merancang dan menerapkan strategi kesetaraan dan inklusi;
  4. Pengalaman bekerja dengan komunitas yang beragam dan terpinggirkan.
  5. Kemampuan analitis dan riset yang kuat;
  6. Kemampuan komunikasi dan interpersonal yang sangat baik;
  7. Kemahiran dalam perangkat lunak dan alat yang relevan untuk analisis data dan manajemen proyek;
  8. Kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik.

Baca juga: Lowongan Kerja Kemenkes Proyek SOPHI dan InPULS 2026, Dibuka 6 Posisi

Konsultan Monitoring dan Evaluasi (1 Posisi)

Kualifikasi:

  1. Gelar Magister di bidang Kesehatan Masyarakat, Ilmu Sosial, Administrasi Bisnis, Statistik, Studi Pembangunan, atau jurusan terkait. Memiliki sertifikasi profesional lebih disukai.
  2. Pengalaman minimal 7 tahun di bidang monitoring dan evaluasi, lebih disukai di sektor kesehatan atau proyek pembangunan skala besar.
  3. Keahlian yang terbukti dalam merancang dan mengimplementasikan kerangka kerja dan alat M&E proyek/program sektor kesehatan dan sosial.
  4. Pengalaman dengan proyek yang didanai donor dan familiar dengan standar pelaporan keuangan donor lebih disukai.
  5. Familiar dengan mekanisme pelaporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Indonesia.
  6. Keterampilan analitis yang kuat dan pengalaman dalam analisis data kuantitatif dan kualitatif.
  7. Keterampilan komunikasi dan penulisan laporan yang sangat baik.
  8. Familiar dengan isu inklusi sosial, kesetaraan, dan gender di sektor kesehatan lebih disukai.
  9. Kemahiran dalam perangkat lunak dan alat statistik data.
  10. Kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik.

Petugas Pemantauan dan Evaluasi (1 Posisi)

Kualifikasi:

  1. Gelar Sarjana di bidang Kesehatan Masyarakat, Administrasi Publik, Ilmu Sosial, Administrasi Bisnis, Statistik, Studi Pembangunan, atau jurusan terkait. Memiliki sertifikasi profesional lebih disukai.
  2. Pengalaman minimal 2 (dua) tahun di bidang pemantauan dan evaluasi atau perencanaan dan penganggaran, lebih disukai di sektor kesehatan atau proyek pembangunan lainnya.
  3. Pengalaman terbukti dalam mendukung desain dan implementasi kerangka kerja M&E dan pemantauan.
  4. Keahlian terbukti dalam perencanaan dan penganggaran sektor kesehatan, termasuk penggunaan sistem aplikasi perencanaan dan penganggaran pemerintah.
  5. Pengalaman dengan proyek yang didanai donor dan familiar dengan sistem pelaporan keuangan donor lebih disukai.
  6. Familiar dengan mekanisme perencanaan, penganggaran, dan pelaporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Indonesia.
  7. Keterampilan analitis yang kuat dengan pengalaman dalam analisis data kuantitatif dan kualitatif.
  8. Keterampilan komunikasi dan penulisan laporan yang sangat baik.
  9. Familiar dengan mekanisme perencanaan, pemantauan dan evaluasi, penganggaran, dan pelaporan APBN.
  10. Kemahiran dalam perangkat lunak statistik dan alat analisis data.
  11. Kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik.

Link pendaftaran: s.kemkes.go.id/RecruitmentIHSSBatchVII

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini