News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Anies Baswedan: Ambon dan Poso Tenang karena Jasa Jusuf Kalla 

Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri Tasyakuran Milad Jusuf Kalla kediaman JK di Jakarta Selatan, Sabtu (16/04/2026). Tribunnews/Mario Christian Sumampow 

Ringkasan Berita:

  • Anies Baswedan menyebut kembalinya situasi tenang di sejumlah daerah yang pernah berkonflik di Indonesia karena jasa mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. 
  • Anies menilai JK merupakan sosok bapak bangsa yang selama ini menjadi teladan bagi banyak orang karena mendamaikan konflik di Ambon, Poso hingg Aceh.
  • Kontribusi JK dalam menjaga perdamaian dan persatuan bangsa patut menjadi inspirasi bagi generasi muda.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan menyebut kembalinya situasi tenang di sejumlah daerah yang pernah berkonflik di Indonesia karena keterlibatan langsung mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

"Kalau kita melihat hari ini Ambon yang tenang, kita melihat Poso yang tenang, kita melihat Aceh yang tenang, di situ ada sidik jarinya Pak JK," kata Anies usai menghadiri Tasyakuran Milad JK ke-84 di kediamannya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/04/2026). 

Anies menilai JK merupakan sosok bapak bangsa yang selama ini menjadi teladan bagi banyak orang.  Kontribusi JK dalam menjaga perdamaian dan persatuan bangsa patut menjadi inspirasi bagi generasi muda.

"Karena itulah kita merasa bersyukur memiliki bapak bangsa yang terus jadi teladan, yang terus jadi rujukan. Kita mendoakan Pak JK, Ibu Mufidah (istri JK), semuanya sehat dan bisa terus jadi penjuru bagi generasi baru," ujarnya.

JK sebelumnya sempat menjadi sorotan usai dilaporkan terkait dugaan penistaan agama.

Laporan itu muncul setelah JK menyampaikan ceramah di Masjid UGM pada Maret 2026 yang menyinggung konflik Poso dan Ambon, termasuk pembahasan mengenai konsep “mati syahid”. 

Sejumlah kelompok masyarakat menilai pernyataan tersebut menyinggung ajaran Kristen sehingga melaporkannya ke kepolisian.

Baca juga: Sudirman Said Soal Tuduhan Penistaan Agama ke JK: Hikmah Orang Punya Modal Sosial Tinggi

JK membantah melakukan penistaan agama. Menurutnya, pernyataan itu disampaikan dalam konteks sejarah konflik yang pernah ia tangani saat menjabat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra). 

Kasus ini pun masih berlanjut yang di mana kini Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie dilaporkan ke polisi oleh 40 ormas Islam yang tergabung dalam Aliansi untuk Kerukunan Umat Beragama atas dugaan penghasutan dan ujaran kebencian.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini