Ringkasan Berita:
- Salah satu amalan yang dapat dilakukan jelang Hari Raya Idul Adha ialah menjalankan puasa sunnah pada 10 hari pertama bulan Zulhijah.
- Ada tiga jenis puasa, yaitu puasa Zulhijah, puasa tarwiyah, dan puasa Arafah.
- 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah.
Salah satu amalan yang dapat dilakukan ialah menjalankan puasa sunnah pada 10 hari pertama bulan Zulhijah.
Dikutip dari laman baznasjabar.org, anjuran puasa sebelum Idul Adha ini merujuk pada salah satu riwayat hadis yang dikisahkan oleh Hafsah bin Umar bin Khattab Ra.
Dalam riwayat tersebut disebutkan amalan-amalan yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW.
Dari Hafshah RA, ia berkata, "Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW yaitu, puasa Asyura, puasa sepuluh hari di bulan Zulhijah, puasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat sebelum subuh." (HR Ahmad dan An Nasa i)
Ada tiga jenis puasa yang bisa diamalkan sebelum Hari Raya Idul Adha, yaitu puasa Zulhijah, puasa tarwiyah, dan puasa Arafah.
Selain menahan lapar dan dahaga, umat Muslim juga dianjurkan meluruskan niat sebelum menjalankan ibadah puasa.
Niat menjadi salah satu hal penting agar ibadah yang dilakukan bernilai sah dan mendapat pahala.
Karena itu, bacaan niat puasa 10 hari sebelum Idul Adha perlu diketahui, baik dalam tulisan Arab maupun latin agar lebih mudah diamalkan.
Berikut bacaan niat dan penjelasannya.
Baca juga: Idul Adha Jatuh pada Rabu 27 Mei 2026, Menteri Agama Beri Imbauan
Puasa sebelum Idul Adha
1. Puasa Zulhijah
Puasa Zulhijah dilaksanakan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, tepatnya pada tanggal 1-7 Dzulhijjah.
Disebutkan dalam hadits yang berasal dari Ibnu Umar Ra tentang keutamaan 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah.
Rasulullah Saw bersabda: "Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya dari pada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah)." (HR. Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir)
Bacaan niat puasa Dzulhijjah (1-7 Zulhijah):
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma syahri dzulhijjah sunnatan lillahi ta ala
Artinya: "Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta ala."
2. Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah merupakan puasa yang dilakukan pada hari ke-8 bulan Zulhijah.
Adapun keutamaan dari puasa Tarwiyah ini tercantum dalam sebuah hadits, berikut ini:
"Barangsiapa berpuasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan, untuk puasa pada hari Tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari Arafah seperti puasa dua tahun." (HR. Ali Al-Muairi, At-Thibbi, Abu Sholeh, dan Ibnu Abbas).
Bacaan niat puasa Tarwiyah (8 Zulhijah):
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma tarwiyata sunnatan lillahi ta ala
Artinya: "Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta'ala."
3. Puasa Arafah
Puasa Arafah merupakan puasa yang dikerjakan pada hari ke-9 bulan Dzulhijjah. Tepat sehari sebelum Idul Adha.
Adapun keutamaan puasa Arafah yang datang dalam hadits shahih, Rasulullah Saw bersabda:
"Puasa Arafah (9 Zulhijah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim).
Berikut bacaan niat puasa Arafah:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shouma yaumi arafata sunnatan lillahi ta ala
Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah ta'ala."
Jadwal Puasa Zulhijah 2026
Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.
Dengan demikian, 10 Zulhijah 1447 H atau Hari Raya Idul Adha 2026 jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Keputusan ini disampaikan melalui sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H, Minggu (17/5/2026).
Sidang isbat berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, kantor layanan Kementerian Agama, Jakarta.
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menyampaikan hilal terkonfirmasi terlihat di wilayah Indonesia.
"Berdasarkan hasil hisab dan adanya laporan hilal dapat terlihat, disepakati bahwa awal Zulhijah 1447 H jatuh hari Senin, 18 Mei 2026," ujarnya dalam konferensi pers, Minggu.
"Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha tanggal 10 Zulhijah 1447 H jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026," jelasnya.
Berikut jadwal lengkap puasa Zulhijah 2026:
- 1 Zulhijah: Senin, 18 Mei 2026
- 2 Zulhijah: Selasa, 19 Mei 2026
- 3 Zulhijah: Rabu, 20 Mei 2026
- 4 Zulhijah: Kamis, 21 Mei 2026
- 5 Zulhijah: Jumat, 22 Mei 2026
- 6 Zulhijah: Sabtu, 23 Mei 2026
- 7 Zulhijah: Minggu, 24 Mei 2026
- 8 Zulhijah (Puasa Tarwiyah): Senin, 25 Mei 2026
- 9 Zulhijah (Puasa Arafah): Selasa, 26 Mei 2026
(Tribunnews.com/Nurkhasanah/Nuryanti)
Baca tanpa iklan