News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kadin Dukung Gerakan Nasional Migran Aman: Hadirkan Perlindungan bagi PMI Secara Menyeluruh

Penulis: Erik S
Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PEKERJA MIGRAN - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman bersama Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin dan Wamen P2MI, Christina Aryani serta Waketum Kadin Indonesia Bidang Perlindungan Pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia, Nofel Saleh Hilabi (kanan) melakukan kick off Gernas Migran Aman

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -   Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) secara resmi mencanangkan Gerakan Nasional Migran Aman sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan bagi para pahlawan devisa dari hulu hingga ke hilir.

Peluncuran gerakan ini dipimpin langsung oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Indonesia Bidang Perlindungan Pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia, Nofel Saleh Hilabi mengatakan Gerakan Nasional Migran Aman merupakan langkah strategis, progresif, dan visioner dalam membangun tata kelola pekerja migran Indonesia yang lebih aman, profesional, bermartabat, dan berkelanjutan.

“Kadin melihat bahwa apa yang digagas oleh Menteri Mukhtarudin melalui Gerakan Nasional Migran Aman adalah langkah cerdas dan nyata dari negara dalam menghadirkan perlindungan menyeluruh bagi pekerja migran Indonesia. Program ini bukan hanya berbicara soal penempatan tenaga kerja ke luar negeri, tetapi juga tentang membangun ekosistem migrasi yang sehat, legal, aman, dan produktif,” ujar Nofel Saleh Hilabi. 

Menurut Nofel Saleh Hilabi, Kadin menilai kekuatan utama dari program ini adalah pendekatan kolaboratif yang melibatkan seluruh stakeholder yang berkaitan dengan proses penempatan pekerja migran Indonesia.

Di mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan dan pelatihan, asosiasi industri, sektor keuangan, hingga masyarakat sipil diajak untuk menjadi bagian dalam gerakan nasional tersebut.

Baca juga: P2MI Perjuangkan Hak Libur Pekerja Migran Agar Hak Suara Tak Hilang di Pemilu

Nofel berpandangan bahwa pendekatan lintas sektor seperti ini merupakan bentuk kepemimpinan yang modern dan solutif, karena persoalan pekerja migran tidak dapat diselesaikan secara parsial atau terpisah melainkan membutuhkan sinergi besar antar lembaga dan seluruh elemen bangsa.

“Kami melihat Pak Menteri Mukhtarudin memiliki visi besar dalam membangun sistem perlindungan pekerja migran Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing global. Kami percaya ikhtiar ini adalah langkah penting untuk memastikan para pekerja migran Indonesia tidak hanya terlindungi saja. Akan tetapi juga harus memiliki kompetensi, kualitas, dan nilai ekonomi yang tinggi di pasar internasional,” ungkapnya. 

Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin Indonesia menyatakan siap mendukung penuh Gerakan Nasional Migran Aman melalui penguatan pelatihan vokasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan kemitraan industri global, serta membangun ekosistem usaha yang mampu mendukung perlindungan dan kesejahteraan pekerja migran Indonesia beserta keluarganya.

Kadin juga meyakini bahwa Gerakan Nasional Migran Aman dapat menjadi tonggak baru dalam reformasi tata kelola pekerja migran Indonesia menuju sistem yang lebih modern, manusiawi, dan berbasis perlindungan jangka panjang.

“Pekerja migran Indonesia adalah aset strategis bangsa sekaligus duta ekonomi nasional. Karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama menjaga, melindungi, dan meningkatkan kualitas mereka agar mampu membawa nama baik Indonesia di tingkat dunia,” pungkas pengusaha sukses di beberapa bidang bisnis ini. 

5 Strategi Utama

Mukhtarudin mengungkapkan Gerakan Nasional Migran Aman didorong oleh lima strategi utama, yakni penyebaran informasi masif, mitigasi risiko di wilayah rawan, kolaborasi lintas sektor, edukasi akar rumput melalui Desa Migran Emas, serta mobilisasi purna PMI sebagai agen perubahan.

Hingga saat ini, pemerintah telah menetapkan 669 Desa Migran Emas di 26 provinsi sebagai ekosistem perlindungan dan pemberdayaan ekonomi.

Mukhtarudin juga mengajak para tokoh agama, media, dan penggiat digital untuk turut serta menyuarakan pesan migrasi yang aman guna mencegah masyarakat terjebak dalam penipuan atau penempatan ilegal.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini