TRIBUNNEWS.COM - BPOM menemukan sebanyak 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) yang terbukti mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) dalam pengawasan periode Maret 2026.
Temuan tersebut diumumkan dalam siaran pers BPOM pada 21 Mei 2026.
Dari total produk yang ditemukan, sebanyak 10 produk diketahui telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE).
Sementara 12 produk lainnya tidak terdaftar di BPOM atau mencantumkan nomor izin edar fiktif pada kemasannya.
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan produk ilegal tersebut diproduksi oleh pihak yang tidak teridentifikasi secara resmi atau menggunakan identitas produsen fiktif untuk mengelabui konsumen.
“Produk-produk ilegal ini diproduksi oleh pihak yang tidak teridentifikasi secara resmi atau menggunakan identitas produsen fiktif untuk mengelabui konsumen. Ketiadaan izin edar ini berarti produk-produk tersebut tidak pernah melewati proses evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu oleh BPOM, sehingga kandungan di dalamnya sangat membahayakan konsumen,” ujarnya.
Baca juga: BPOM Bongkar 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Bahaya, Bisa Sebabkan Stroke hingga Gagal Ginjal
Berikut daftar 22 produk yang ditemukan BPOM mengandung BKO:
Produk dengan izin edar
- Gutamin
Mengandung natrium diklofenak - Fu Wei Capsules
Mengandung sildenafil dan metil testosteron - GERANIUM WILFORDII OINTMENT
Mengandung mikonazol - Maduon
Mengandung nortadalafil - Happyco
Mengandung parasetamol, sildenafil sitrat, dan tadalafil - Sehat Pria
Mengandung sildenafil sitrat - Godong Ijo
Mengandung parasetamol dan kafein - Djinggo
Mengandung sildenafil sitrat dan tadalafil - Sultan-Co
Mengandung sildenafil sitrat dan tadalafil - Pegal Linu Sarang Klanceng
Mengandung parasetamol
Produk tidak terdaftar di BPOM
- Kopi Arab Gold Plus Tongkat Ali
Mengandung sildenafil sitrat - Kopi Super Jantan
Mengandung sildenafil sitrat - Samyun Wan
Mengandung siproheptadin - Dua Cobra Gatal-Gatal (Eksim)
Mengandung klorfeniramin maleat, kafein, dan parasetamol - ASAMULYN
Mengandung parasetamol - Bio Nerve Energy Boost Up NDR Group Resources
Mengandung deksametason - Kapsul Strong Love
Mengandung sildenafil - Sinatren
Mengandung deksametason dan prednison - Nyerat Nyeri Tulang & Asam Urat
Mengandung natrium diklofenak, asam mefenamat, parasetamol, dan deksametason - YAMAN STRONG HONEY
Mengandung sildenafil sitrat dan tadalafil - U.S.A VIAGRA
Mengandung sildenafil sitrat - VIGRA PLATINUM
Mengandung sildenafil sitrat
BPOM menjelaskan bahwa sebagian besar produk yang ditemukan merupakan produk stamina pria.
Dari 22 merek tersebut, sebanyak 13 produk diketahui mengandung zat seperti sildenafil, tadalafil, nortadalafil, parasetamol, dan metil testosteron.
Selain itu, terdapat enam produk pegal linu yang mengandung bahan seperti deksametason, natrium diklofenak, asam mefenamat, hingga prednisolon.
Ada pula produk penggemuk badan yang mengandung siproheptadin serta produk pereda gatal yang mengandung klorfeniramin maleat dan mikonazol.
BPOM mengingatkan bahwa penggunaan BKO tanpa pengawasan tenaga kesehatan sangat berbahaya.
Produk stamina pria yang mengandung sildenafil dan tadalafil berisiko menyebabkan gangguan jantung, stroke, hingga kematian mendadak.
Sementara itu, penggunaan deksametason, natrium diklofenak, dan asam mefenamat secara tidak terkontrol dapat memicu kerusakan ginjal, perdarahan lambung, hingga gangguan hormon seperti moon face.
Paparan siproheptadin dan klorfeniramin maleat dalam jangka panjang juga berpotensi menyebabkan kantuk berat, gangguan metabolisme, dan kerusakan fungsi hati.
Baca tanpa iklan