Jika tebakan pengguna terbukti benar saat peristiwa terjadi, saham mereka akan bernilai $1.00, sedangkan jika salah, nilainya menjadi nol.
Prediksi Polymarket tentang Mundurnya Prabowo
Dalam kontrak terkait pengunduran diri Prabowo Subianto ini, Polymarket memungkinkan pengguna membeli saham "Yes" atau "No" pada opsi lini masa yang disediakan.
Resolusi pasar atau penentu kemenangan nantinya akan didasarkan pada informasi resmi pemerintah Indonesia atau konsensus media kredibel terkait skenario pengunduran diri Prabowo Subianto sebagai Presiden indonesia.
Pengumuman pengunduran diri sebelum batas waktu yang ditentukan akan langsung menyelesaikan pasar sebagai "Yes".
Baca juga: Prabowo Gelar Rapat di Istana, Mantan Pejabat Diminta Bagikan Pengalaman Hadapi Krisis
Menurut data terkini di platform tersebut per 21 Mei 2026, probabilitas yang diberikan pasar untuk pengunduran diri atau pemberhentian Prabowo terlihat sangat rendah.
Untuk akhir Mei 2026, peluang "Yes" hanya berada di kisaran 2 persen, Juni 2026 sekitar 4 persen, dan hingga akhir Desember 2026 mencapai 18 persen.
Total volume perdagangan pasar ini sudah mencapai hampir $9.000 meski baru diluncurkan pada 20 Mei 2026.
Sementara itu, pasar serupa juga ada untuk periode 2025 yang sebelumnya telah tersedia, di mana probabilitas Prabowo lengser di akhir tahun itu juga tercatat rendah.
Peluncuran pasar ini muncul di tengah berbagai isu yang dihadapi pemerintahan Prabowo, termasuk kritik dari Amnesty International tentang isu kebebasan berpendapat, kekhawatiran The Economist mengenai oposisi dan risiko fiskal program makan siang gratis, serta fluktuasi nilai tukar rupiah.
(Tribunnews/Febri/Bobby)
Baca tanpa iklan