TRIBUNNEWS.COM - Jelang perayaan Hari Raya Idul Adha, umat muslim sudah mulai bersiap menyambut momen penyembelihan hewan kurban.
Pada perayaan ini, daging kurban biasanya dibagikan kepada masyarakat dalam jumlah cukup banyak.
Pembagian daging kurban ini biasanya juga dilakukan berdasarkan syariat Islam.
Perlu diketahui bahwa menyimpan daging kurban ini tidak bisa sembarangan.
Penyimpanan daging kurban harus dilakukan dengan cara dan teknik yang tepat.
Hal ini dilakukan agar daging bisa tetap segar dan tidak cepat basi.
Baca juga: Daging Kurban Dam Jemaah Haji Indonesia akan Didistribusikan untuk Palestina
Tips dan Cara Simpan Daging Kurban agar Tetap Awet dan Tidak Mudah Basi:
Dikutip dari laman resmi baznas.go.id dan dinkes.boyolali.go.id, berikut Tribunnews rangkum tata cara dan tips menyimpan daging kurban yang baik dan benar.
1. Jangan Langsung Mencuci Daging
Banyak orang terbiasa langsung mencuci daging setelah menerima pembagian kurban.
Padahal, daging yang dicuci sebelum disimpan justru lebih cepat rusak.
Air yang menempel pada permukaan daging dapat memicu pertumbuhan bakteri sehingga daging lebih mudah basi.
Sebaiknya simpan daging dalam kondisi kering dan cuci hanya ketika akan dimasak.
2. Potong Daging Sesuai Kebutuhan
Sebelum dimasukkan ke kulkas atau freezer, potong daging menjadi beberapa bagian sesuai porsi memasak.
Cara ini memudahkan saat mengambil stok daging tanpa perlu mencairkan seluruh bagian.
Baca tanpa iklan