Misalnya, bagian untuk sate, sup, atau gulai disimpan terpisah supaya lebih praktis saat akan diolah.
Untuk penyimpanan jangka pendek, daging bisa diletakkan di bagian kulkas biasa dengan suhu 0 hingga 4 derajat Celsius dan bertahan sekitar 1–2 hari.
Sementara untuk penyimpanan lebih lama, daging sebaiknya disimpan di freezer. Menurut Dinas Kesehatan Boyolali:
Suhu freezer -5 hingga 0 derajat Celsius: daging bertahan kurang dari 3 hari
Suhu freezer -10 hingga -5 derajat Celsius: daging bertahan kurang dari 1 minggu
Suhu di bawah -10 derajat Celsius: daging dapat bertahan lebih dari 1 minggu
BAZNAS juga menjelaskan bahwa freezer dengan suhu sekitar -18 derajat Celsius bahkan dapat membuat daging bertahan hingga 6 bulan.
Saat ingin menggunakan daging beku, pindahkan terlebih dahulu ke bagian bawah kulkas agar proses pencairan berlangsung perlahan.
Daging yang sudah mencair tidak disarankan untuk dimasukkan kembali ke freezer karena kualitasnya bisa menurun dan berisiko terkontaminasi bakteri.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak terlalu sering membuka pintu freezer agar suhu tetap stabil.
Juga disarankan penggunaan metode vakum atau kemasan khusus untuk menjaga kualitas daging lebih lama.
Jika tidak memiliki alat vakum, plastik zipper food grade juga bisa menjadi alternatif.
Menuliskan tanggal penyimpanan pada kemasan juga penting agar masyarakat mengetahui batas aman konsumsi daging.
Dengan penyimpanan yang tepat, daging kurban dapat tetap segar, tahan lama, dan kualitasnya tetap terjaga hingga saat diolah nanti.
(Tribunnews.com/Widya)
Baca tanpa iklan