Daging kurban, kata Nasaruddin, adalah bentuk konkret kepedulian, menguatkan ketahanan pangan dan protein keluarga.
Dirinya mengatakan daging kurban dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, dan berkontribusi pada upaya pemenuhan gizi, termasuk dalam pencegahan stunting.
"Semangat berkurban adalah energi kebersamaan. Ia menggerakkan solidaritas, memperkuat gotong royong, dan menghadirkan keadilan sosial. Dari sinilah kita membangun bangsa, dari kepedulian yang sederhana, tetapi berdampak luas," tuturnya.
"Mari kita jadikan Iduladha sebagai momentum untuk memperluas manfaat, memperkuat empati, dan memastikan bahwa setiap ibadah yang kita lakukan memberi dampak bagi sesama," tambahnya.
Baca tanpa iklan