News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Idul Adha 2026

Cara Membedakan Daging Kurban Sapi dan Kambing saat Idul Adha

Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HEWAN KURBAN - Melihat lapak penjualan hewan kurban di Jakarta, Kamis (14/5/2026). Menjelang Idul Adha, para pedagang hewan musiman mulai menjajakan hewan kurban mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 40 juta tergantung pada beratnya. Pedagang mengaku sapi kurban jenis Limousin, PO, dan Simental tersebut berasal dari peternak di Jawa Tengah, seperti Kebumen, Wonogiri, dan Bumiayu. Tribunnews/Jeprima

6. Lihat jumlah daging

Dalam satu ekor hewan, jumlah daging sapi jauh lebih banyak dibandingkan kambing karena ukuran tubuhnya lebih besar.

7. Periksa tulangnya

Tulang sapi biasanya lebih besar dan berat. Sedangkan tulang kambing lebih kecil dan ramping.

Dosen Fakultas Peternakan IPB University, Dr Henny Nuraini, menjelaskan bahwa warna daging dipengaruhi oleh kandungan mioglobin. 

Semakin tinggi kandungan mioglobin, warna daging akan semakin pekat.

Ia juga menyarankan masyarakat untuk menyayat sedikit daging dan melihat perubahan warnanya saat terkena udara. 

Jika warnanya kembali merah segar, maka daging umumnya masih dalam kondisi baik.

Selain itu, daging segar seharusnya tidak memiliki bau busuk atau tengik. 

Aroma menyengat yang tidak wajar dapat menjadi tanda kerusakan akibat bakteri atau penanganan yang kurang baik.

Dr Henny juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan penyimpanan daging setelah diterima. 

Jika tidak langsung diolah, daging sebaiknya disimpan di kulkas atau freezer agar kualitasnya tetap terjaga.

Dengan memahami ciri-ciri daging sapi dan kambing yang segar, masyarakat dapat lebih mudah memilih dan mengolah daging kurban menjadi hidangan yang aman dan lezat untuk keluarga.

(Tribunnews.com/Widya)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini