Pemufakatan jahat untuk mengatur perencanaan jalur importasi ini diduga mulai dirancang sejak Oktober 2025.
Selain Rizal, lima tersangka lainnya meliputi Sisprian Subiaksono selaku Kasubdit Intel P2 DJBC, Orlando Hamonangan selaku Kasi Intel DJBC, serta tiga pihak dari PT Blueray Cargo, yakni sang pemilik John Field, Ketua Tim Dokumen Importasi Andri, dan Manager Operasional Dedy Kurniawan.
Pusaran korupsi ini juga terus berkembang dan menyeret nama baru, yakni Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC, Budiman Bayu Prasojo.
Ia diumumkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi terkait importasi barang usai ditangkap di kantor pusat DJBC Jakarta Timur pada Kamis (26/2/2026).
Budiman diduga kuat telah menerima dan mengelola uang pelicin dari para pengusaha yang produknya dikenai cukai serta para importir sejak November 2024.
Akibat perbuatannya, Budiman disangkakan melanggar pasal tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dan terancam sanksi pidana berat.
Baca tanpa iklan