News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Harga BBM Naik

Mahasiswa Berhasil Tembus Blokade Polisi usai Dipaksa Pindah Aksi dari Bundaran HI ke DPR

Penulis: Mario Christian Sumampow
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DEMO DI HI - Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan dan rekan-rekannya yang sudah tiba Bundaran HI usai menembus blokade polisi di kawasan Semanggi, Jumat (12/6/2026).

Ringkasan Berita:

  • Mahasiswa berhasil mencapai Bundaran HI setelah sempat dihalangi polisi dan diarahkan ke DPR.
  • Massa aksi sempat tertahan dan terpecah akibat penyekatan di beberapa titik, termasuk Dukuh Atas dan Semanggi.
  • Tuntutan utama aksi: turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, hentikan sejumlah program pemerintah, serta mendesak Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mahasiswa yang hendak melakukan aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI sudah berhasil menembus blokade polisi di kawasan Semanggi. 

Mereka sempat dihalang dan dialihkan untuk berdemo di kawasan Gedung DPR, Senayan. 

"Dan kami juga dipaksa melakukan demonstrasi di DPR. Padahal kami merencanakan dan juga telah mengirimkan surat kepada kepolisian, kami akan mengadakan aksi di Bundaran HI," kata Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan di kawasan Bundaran HI, Jumat (12/6/2026). 

Athof menilai tindakan kepolisian tersebut sebagai bentuk penghalangan terhadap aksi yang telah mereka rencanakan dan beritahukan sebelumnya kepada aparat.

Rombongan mahasiswa sempat tertahan di kawasan Dukuh Atas saat hendak melaksanakan salat Jumat.

"Pada pukul 12 kurang 5 menit siang, kami tepatnya di Dukuh Atas ditahan oleh polisi. Saat itu kami sedang ingin menjalankan ibadah salat Jumat," ujarnya. 

Senada, Ketua BEM FIB UI Muhammad Lintang Kharisma Azzim mengatakan massa mahasiswa juga sempat dihadang saat tiba di kawasan Semanggi.

Lintang juga mengaku massa aksi sempat terpecah akibat penyekatan yang dilakukan aparat. 

Sejumlah kelompok mahasiswa tertahan di beberapa titik berbeda, termasuk di sekitar Fairmont, Kemendikbud, dan depan Gedung DPR RI.

"Saya adalah salah satu bagian dari koordinator lapangan yang tadi massa kami terpecah oleh bentuk pencegatan dari kepolisian," ujarnya.

"Saya dengan lima teman-teman Kopaja yang tersisa di depan, kami terpecah," lanjut dia. 

Meski demikian, massa mahasiswa akhirnya melakukan long march menuju kawasan TVRI untuk menyatukan kembali kelompok-kelompok yang terpisah.

Saat ini rombongan mahasiswa yang masih terpencar sudah setengah jalan untuk tiba di Bundaran HI. 

Baca juga: Tentara dan Polisi Jaga Ketat Kawasan Semanggi Arah Bundaran HI, Ini Penampakannya

Adapun dalam aksi tersebut akan disampaikan lima tuntutan utama, yakni:

  1. Menghentikan pemborosan APBN
  2. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
  3. Menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah  Putih
  4. Menghentikan militerisme di ranah sipil
  5. Meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah.
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini