Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani
TRIBUNNEWS.COM - Daihatsu Motor Co menghentikan semua produksi mobil di pabrik Daihatsu di Jepang mulai Selasa (26/12/2023) menyusul terkuaknya skandal tes keselamatan.
Pabrik Daihatsu di Prefektur Osaka yang menjadi perakitan final mini Copen berhenti produksi untuk sementara waktu, setelah tiga pabrik Daihatsu lainnya berhenti berproduksi sejak awal pekan ini.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan ke empat pabrik Daihatsu tersebut akan segera beroperasi kembali.
Penangguhan produksi ini akan berlangsung setidaknya hingga akhir Januari 2024, menurut sumber dari Daihatsu, dikutip dari Japan Today, Rabu (27/12/2023).
Penghentian sementara produksi menjadi pukulan telak bagi lebih dari 8.000 pemasok komponen serta perusahaan induknya, Toyota Motor Corp.
Selain itu, tidak berjalannya produksi juga berdampak pada sekitar 9.000 karyawan di pabrik mereka.
Perusahaan telah menentukan akan memberikan paket kompensasi dengan serikat pekerja, gun membayar sebagian gaji karyawannya selama penghentian produksi.
Baca juga: Daihatsu Beri Kompensasi ke Pemasok Pasca Penghentian Produksi Kendaraan Akibat Skandal Keselamatan
Daihatsu mengatakan pekan lalu bahwa total 64 model ditemukan terkena dampak skandal pemalsuan uji keselamatan.
Baca juga: Imbas Skandal Tes Tabrak Dipalsukan, Daihatsu Hentikan Sementara Produksi Mobil di Jepang
Perusahaan kemudian memutuskan untuk menghentikan semua pengiriman baik di dalam maupun di luar Jepang, meskipun pengiriman kembali dilakukan di Indonesia dan Malaysia setelah regulator pemerintah negara tersebut menyetujui kelanjutan penjualan.