2. Jadwal Kerja
Pekerjaan purnawaktu mengharuskan karyawan bekerja pada jam kerja yang ditentukan dan kurang fleksibel.
Artinya, jika perusahaan menetapkan total jam kerja dalam sepekan adalah 40 jam, maka seorang karyawan perlu bekerja selama jam kerja tersebut.
Baca Juga: Jangan Takut Memulai, Ini 5 Tanda Kamu Siap Memulai Bisnis Sendiri
Namun pekerja paruh waktu atau part-time lebih fleksibel dan dapat disesuaikan dengan ketersediaan karyawan dan persyaratan pemberi kerja.
Jika memungkinkan, mereka bahkan bekerja pada shift malam atau memutar shift.
3. Gaji atau Honor
Perbedaan gaji yang diberikan ke karyawan paruh waktu dan penuh waktu juga menjadi pembeda.
Sebagian besar karyawan paruh waktu dibayar per jam, sementara pekerjaan purnawaktu menerima gaji yang sama atau tetap.
4. Keamanan Kerja
Banyak orang meyakini bahwa bekerja penuh waktu menawarkan lebih banyak keamanan atau job security daripada mereka yang bekerja part time.
Sebab biasanya pekerja penuh waktu lebih banyak mendapatkan manfaat, tunjangan, dan remunerasi lebih tinggi.
Namun hal ini sebenarnya tak sepenuhnya benar karena kedua jenis pekerjaan ini juga memiliki risikonya masing-masing.
Jadi itulah perbedaan pekerjaan purnawaktu dan paruh waktu yang sering ada dalam info lowongan kerja ya, Kawan Puan.
Baca Juga: Sebelum Terjun Ke Dalam Dunia Bisnis, Yuk Kenali 9 Istilah Sulit Ini!
(*)
Baca tanpa iklan