Kompetisi ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2024 dan langsung mencuri perhatian publik.
Bahkan, berkat terobosannya tersebut, Ganesha Operation berhasil mencatatkan rekor MURI sebagai “Bimbingan Belajar Pertama yang Menyelenggarakan E-Sport Pendidikan”, sebuah pencapaian yang menjadi tonggak baru dalam dunia pendidikan di Indonesia.
The Champion Race 2025 kembali hadir dengan skala yang lebih besar, peserta yang lebih banyak, dan sistem yang semakin kompetitif.
Tidak tanggung-tanggung, kompetisi ini diikuti oleh puluhan ribu siswa GO dari seluruh Indonesia, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Prosesnya berlangsung dalam tiga tahap utama, yaitu:
A. Penyisihan: Diselenggarakan di masing-masing cabang GO sebagai ajang kualifikasi awal untuk masuk ke babak semi final.
B. Semi Final: Merupakan tahap kompetisi tingkat wilayah. Semi Final dibagi menjadi dua gelombang, dan hanya peserta terbaik dari masing-masing wilayah yang akan melaju ke tahap selanjutnya, yaitu Grand Final.
Menariknya, Semi Final Fase 2 tidak hanya diadakan di cabang GO tertentu, tetapi juga diadakan langsung di sekolah peserta sebagai bentuk dari dukungan dan apresiasi pihak Dinas Pendidikan setempat dan sekolah kepada siswa-siswa terbaiknya.
Salah satunya dialami oleh Gede Andika Mulyadana. Finalis kategori SMA dari Bali ini menjalani fase penentuan Semi Final Fase 2 di sekolahnya sendiri yaitu SMAN 4 Denpasar.
C. Grand Final: Di tahap inilah para finalis dari seluruh wilayah berkumpul di satu titik yaitu di Kota Bandung.
Di sini mereka bertanding secara langsung, mengerjakan soal secara live melalui aplikasi GO Expert, dan memperebutkan gelar juara nasional.
Sementara itu, peserta dibagi ke dalam enam wilayah besar:
- Wilayah Sumatera, Kepri, dan Bangka Belitung
- Wilayah Jawa Barat
- Wilayah Jawa Tengah
- Wilayah Jawa Timur
- Wilayah Bali, Lombok, dan Ambon
- Wilayah Kalimantan dan Sulawesi
Para finalis yang lolos ke Grand Final di Bandung difasilitasi untuk datang bersama anggota keluarga sebagai pendamping.
Sehingga momen ini bukan sekadar jadi ajang bertanding, tetapi juga pengalaman berharga yang bisa dibagikan bersama orang tercinta.
Rasa bangga dapat terlihat dari orang tua dan anggota keluarga saat nama-nama pemenang diteriakkan di Cornerstone Auditorium.
Dengan konsep yang menyenangkan dan teknologi yang mutakhir, The Champion Race membuktikan bahwa belajar dan berkompetisi bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan dan kekinian, tanpa mengurangi esensi pendidikan itu sendiri.
Baca tanpa iklan