News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ketika Bandung Menjadi Lautan Api, Apa yang Terjadi?

Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BANDUNG LAUTAN API - Peringatan Bandung Lautan Api jadi simbol keberanian rakyat yang rela berkorban demi mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Kota Bandung kemudian dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Bandung utara yang dikuasai oleh pasukan sekutu dan Belanda, serta Bandung selatan yang masih berada di bawah pemerintahan Indonesia.

Ketika Bandung Benar-benar Menjadi Lautan Api

Situasi semakin memuncak ketika pada 23 Maret 1946 pihak Sekutu kembali mengeluarkan ultimatum kepada Perdana Menteri Soetan Sjahrir.

Dalam ultimatum tersebut, pasukan Indonesia diminta untuk meninggalkan wilayah Bandung selatan sejauh sekitar 10 hingga 11 kilometer dari pusat kota paling lambat pada 24 Maret 1946 pukul 24.00.

Menanggapi kondisi tersebut, para pejuang dan masyarakat Bandung akhirnya mengambil keputusan besar.

Mereka sepakat untuk tidak membiarkan kota Bandung dimanfaatkan oleh pihak musuh, sehingga memilih melakukan taktik bumi hangus dengan membakar berbagai bangunan di kota tersebut.

Pada malam 24 Maret 1946, para pejuang bersama masyarakat mulai meninggalkan Kota Bandung sambil membakar rumah, markas militer, serta berbagai bangunan penting lainnya.

Api menyala di berbagai sudut kota hingga langit malam Bandung terlihat merah menyala. Kobaran api yang meluas membuat sebagian wilayah kota tampak seperti lautan api.

Peristiwa inilah yang kemudian dikenal sebagai Bandung Lautan Api.

Meskipun harus meninggalkan kota mereka, tindakan tersebut menjadi simbol keberanian dan pengorbanan rakyat Indonesia yang tidak ingin wilayahnya dimanfaatkan oleh pihak penjajah dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Asal Istilah Bandung Lautan Api

Istilah Bandung Lautan Api ternyata memiliki kisah tersendiri yang menarik untuk diketahui.

Nama ini tidak muncul secara langsung saat peristiwa pembakaran kota Bandung terjadi, melainkan lahir dari laporan seorang wartawan yang menyaksikan peristiwa tersebut dari kejauhan.

Istilah Bandung Lautan Api pertama kali dikenal luas melalui harian Suara Merdeka yang terbit pada 26 Maret 1946.

Seorang wartawan muda bernama Atje Bastaman menyaksikan langsung pemandangan kota Bandung yang terbakar dari sebuah bukit di Gunung Leutik, sekitar wilayah Pameungpeuk, Garut.

Dari tempat tersebut ia melihat cahaya merah yang membentang luas, mulai dari daerah Cicadas hingga Cimindi, seolah-olah Bandung berubah menjadi lautan api yang menyala di malam hari.

Pemandangan itulah yang kemudian menginspirasi Atje Bastaman ketika menulis laporan peristiwa tersebut.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini