News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Apa Itu Listrik Statis dan Listrik Dinamis? Berikut Pengertian, Perbedaan, Serta Contohnya

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - Simak pengertian, perbedaan serta contoh dari listrik statis dan listrik dinamis.

Jika dua benda bermuatan didekatkan akan terjadi dua kemungkinan, yaitu tarik menarik atau tolak menolak.

Pertama, jika benda bermuatan senama (+ dan +) atau (- dan -) maka akan saling tolak menolak. Kedua, jika benda bermuatan tersebut tidak senama (+ dan -) akan tarik menarik.

Listrik dinamis

Listrik dinamis adalah listrik yang bisa bergerak.

Listrik dinamis terjadi karena ada arus listrik searah dan arus listrik bolak-balik.

Arus listrik hanya bisa menyala pada rangkaian listrik tertutup.

Contoh listrik dinamis adalah pada baterai dan lampu.

Baterai punya kutub positif dan kutub negatif.

Baca juga: Apa Itu Cerita Fiksi? Ini Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Contohnya

Baca juga: Apa Itu Pesawat Sederhana? Berikut Jenis-jenis Pesawat Sederhana dan Kegunaannya

Kutub positif adalah ujung baterai dengan tonjolan kecil.

Kutub negatif adalah ujung baterai yang rata (biasanya mengilap).

Jika kedua kutub dihubungkan kabel, elektron mengalir dari kutub positif menuju kutub negatif.

Saat arus listrik melewati lampu, arus listrik menyebabkan lampu menyala.

Saat salah satu ujung kabel dilepas dari kutub baterai, lampu akan mati karena elektron tidak bisa mengalir.

Gejala listrik terbukti dengan adanya nyala lampu.

Lampu bisa menyala karena ada elektron. Elektron mengalir berarti elektron terus bergerak (dinamis).

Oleh sebab itu, gejala listrik yang timbul disebut listrik dinamis.

(Tribunnews.com/Yurika)(Kompas.com/Arum Sutrisni Putri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini