c. Lapangan pekerjaan banyak tersedia di kota, sedangkan di desa hanya terbatas pada sektor pertanian.
Akibatnya, banyak penduduk desa yang bepergian ke kota untuk bekerja atau mencari pekerjaan.
Konektivitas antar ruang mencangkup seluruh aspek dan bidang kehidupan seperti ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, dan politik.
Hal ini terjadi karena manusia selalu memerlukan manusia lainnya untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya.
2. Aspek Waktu
Waktu dapat dipahami sebagai kesatuan waktu seperti, detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, abad, dan seterusnya.
Waktu terus bergerak maju yaitu dari masa lalu ke masa depan.
Kita tidak dapat mengendalikan waktu karena tidak ada manusia yang dapat melangkah mundur ke masa lalu atau melompat maju ke masa depan.
Hal-hal yang sudah terjadi di masa lalu tidak dapat diubah kembali karena kita tidak bisa pergi ke masa lalu untuk mengubahnya.
Demikian pula hal-hal yang akan terjadi di masa mendatang, tidak dapat diketahui dengan pasti karena kita tidak dapat melompat ke masa depan.
Dalam sejarah, konsep waktu sangat penting untuk mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi pada masa lalu dan perkembangannya hingga saat ini.
Konsep waktu dalam sejarah mempunyai arti masa atau periode berlangsungnya perjalanan kisah kehidupan manusia.
Waktu dapat dibagi menjadi tiga, yaitu waktu lampau, waktu sekarang, dan waktu yang akan datang.
Pengetahuan tentang berbagai peristiwa yang terjadi pada masa lampau membantu kita memahami perubahan dan perkembangan masyarakat baik dari aspek ekonomi, sosial, budaya, pendidikan dan politik hingga kita memperoleh pelajaran tentang sebab-akibat, baik-buruk, atau benar-salah yang dapat dijaikan sebagai pedoman hidup pada masa mendatang.