News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Materi Sekolah

Adjective: Pengertian, Fungsi, Jenis-jenis, dan Contohnya

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi belajar - Simak pengertian, fungsi, jenis-jenis dan contoh Adjective.

Biasanya diawali dengan kata sandang tertentu "the" dan biasanya dibentuk dengan menambahkan akhiran "-est" atau "-st" jika kata berakhir dengan huruf "e".

Untuk kata dua suku kata yang diakhiri dengan "y", "y" diganti dengan "-iest".

Kata sifat superlatif juga dapat dibentuk dengan menambahkan “paling” atau “terkecil” sebelum kata sifat yang belum dimodifikasi.

Bentuk "paling" biasanya digunakan untuk kata-kata dengan dua suku kata atau lebih, sedangkan bentuk "paling sedikit" digunakan untuk semua kata sifat.

Contoh kata sifat superlatif:

Even the greatest athletes need adequate rest.(Bahkan atlet terhebat pun membutuhkan istirahat yang cukup.)

All the courses were delicious, but the dessert was the tastiest. (Semua kursusnya enak, tapi makanan penutupnya paling enak.)

Alicia is the most charming person at the party, but her partner is the least charming. (Alicia adalah orang yang paling memesona di pesta itu, tapi pasangannya paling tidak memesona.)

3. Kata sifat mutlak

Kata sifat mutlak adalah kata sifat yang menggambarkan keadaan mutlak yang tidak dapat dibandingkan.

Misalnya, kata "mati" sering dianggap sebagai kata sifat absolut karena tidak mungkin menjadi "lebih mati" dari orang lain.

Namun, penggunaan sebenarnya bervariasi, dan kata sifat absolut sering kali dimodifikasi dengan kata-kata seperti "hampir".

Contoh mengkoordinasikan kata sifat:

The plums were cool and delicious. (Plumnya dingin dan enak.)

Aaron wrote a heartbreaking, inspiring novel. (Aaron menulis novel yang memilukan dan menginspirasi.)

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini