News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penerimaan Mahasiswa Baru

5 Hal yang Bisa Dilakukan Setelah Daftar SNBP, Persiapkan Diri Ikuti SNBT

Penulis: Sri Juliati
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PERSIAPAN SNBT 2025 - Template sejumlah hal yang bisa siswa kelas 12 SMA sederajat setelah mengikuti SNBP 2025, Selasa (25/2/2025). Salah satunya mempersiapkan diri mengikuti SNBT 2025.

Selain mendaftar ke PTN, siswa juga dapat mendaftar kuliah di perguruan tinggi swasta (PTS).

Ada banyak universitas swasta di Indonesia yang memiliki kualitas terbaik dan tidak kalah dengan PTN.

Bahkan hampir di setiap kota memiliki kampus swasta dengan beragam jurusan dan status akreditasi.

Setiap PTS sudah pasti memiliki syarat dan tata cara pendaftaran dalam penerimaan mahasiswa baru.

Siswa dapat mengunjungi situs resmi pada masing-masing PTS untuk mengetahui informasi tersebut.

4. Daftar Sekolah Kedinasan

Sekolah Kedinasan juga bisa menjadi solusi bagi siswa yang tidak lulus SNBP 2025.

Sekolah Kedinasan adalah sejumlah PTN yang memiliki ikatan dinas dengan berbagai lembaga pemerintahan sebagai penyelenggara pendidikan.

Misalnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang memiliki sekolah kedinasan berupa Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).

Dengan adanya ikatan dinas ini, maka lulusan sekolah kedinasan bisa langsung menjadi PNS, tanpa harus mengikut seleksi CPNS.

Hanya saja, Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum merilis informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran sekolah kedinasan.

Pendaftaran sekolah kedinasan biasanya dilaksanakan melalui laman Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara (SSCASN-BKN), yakni sscasn.bkn.go.id.

5. Memilih Gap Year (Menunda Kuliah Setahun)

Terakhir, siswa SMA bisa mengambil gap year. Gap year adalah mengambil jeda atau tidak langsung lanjut kuliah setelah lulus SMA sederajat.

Siswa bisa rehat terlebih dahulu setelah kurang lebih 12 tahun bersekolah. Fenomena ini lazim di negara-negara Barat.

Agar jeda yang diambil tak sia-sia, siswa dapat memanfaatkan momen gap year dengan mengambil kursus keterampilan, bekerja part time atau full time, traveling, magang, atau volunter.

Setidaknya, ada hal baru yang bisa dipelajari selama mengambil jeda sebelum kuliah.

Momen ini juga bisa dipakai untuk lebih memikirkan jurusan apa yang nanti diambil saat kuliah sekaligus mempersiapkan diri dalam menghadapi seleksi yang sama di tahun depan.

Apakah sudah sesuai passion, mengikuti kata orang tua, dan bagaimana peluangnya setelah lulus.

(Tribunnews.com/Sri Juliati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini