Fasilitas baru tersebut mencakup perpustakaan dua lantai, makerspace untuk teknologi dan robotik, ruang seni pertunjukan, serta kelas khusus Bahasa Indonesia. Kapasitas siswa juga meningkat 30 persen, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan pendidikan internasional di Indonesia.
Saat ini, JIS Pattimura Elementary menampung siswa dari 35 kebangsaan. Meski berlabel sekolah internasional, JIS tetap menekankan pentingnya pemahaman budaya lokal melalui program Indonesian Studies, gamelan, tarian tradisional, hingga perayaan Indonesia Week.
Selain itu, JIS juga berbagi praktik pengajaran modern lewat Innovative Schools Programme (ISP) bersama Yayasan Emmanuel serta Principal Shadowing Program dengan Dinas Pendidikan Jakarta.
Baca tanpa iklan