TRIBUNNEWS.COM, PURWOKERTO – Dialog kampus kembali menjadi ruang pertemuan strategis antara pemerintah, akademisi, dan mahasiswa.
Di Purwokerto, forum Future Link 2025 membahas arah transformasi digital nasional, sementara di Banjarmasin mantan Capres di Pilpres 2024, Anies Baswedan menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda melalui aktivitas kemahasiswaan.
Dialog antara pemerintah dan mahasiswa digelar untuk membahas arah transformasi digital nasional.
Forum ini menegaskan pentingnya ruang akademik sebagai wadah partisipasi generasi muda dalam merumuskan kebijakan publik, sekaligus memperkuat komitmen bersama menghadapi tantangan era digital.
Kampus menjadi ruang dialog karena ia menghubungkan otoritas negara dengan aspirasi generasi muda dalam atmosfer akademik yang relatif netral, kritis, dan terbuka.
Kampus adalah tempat diskusi ilmiah dan kritis, sehingga wajar dijadikan arena pertukaran gagasan kebijakan publik.
Perguruan tinggi dianggap lebih independen dibanding ruang politik, sehingga dialog di kampus punya legitimasi moral.
Mahasiswa adalah kelompok strategis yang mewakili suara masa depan, sehingga pemerintah perlu mendengar langsung aspirasi mereka.
Kampus memiliki forum, seminar, dan ruang publik yang mendukung pertemuan besar dengan format akademik.
Di Indonesia, kampus sering menjadi pusat lahirnya kritik, ide reformasi, dan gerakan sosial, sehingga punya peran historis sebagai ruang dialog.
Upaya memperkuat ruang dialog antara pemerintah dan generasi muda mengemuka dalam gelaran Future Link 2025 di Auditorium IAB Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Forum kolaboratif ini tidak hanya menghadirkan ratusan mahasiswa dan akademisi, tetapi juga pemangku kebijakan serta pelaku industri digital yang membahas arah transformasi digital dan reformasi birokrasi.
Acara yang merupakan sinergi Huawei Indonesia bersama KA Unsoed, Ikafu Unsoed, Ikapol Unsoed, BEM Unsoed, dan Sekolah Komunitas Bhineka Ceria ini berlangsung dengan partisipasi dari elemen kampus, organisasi alumni, dan mitra industri.
Ketua Bhineka Ceria, Nana Alfana, menekankan pentingnya ruang dialog produktif antara pemerintah dan generasi muda. Presiden BEM Unsoed, Hafidz Baihaqi, turut menyampaikan harapan mahasiswa terhadap percepatan pengembangan talenta digital.
Ketua KA Unsoed sekaligus Anggota DPD RI, Abdul Kholik, memberikan pandangan mengenai kontribusi kampus dalam ekosistem kebijakan publik.
Baca tanpa iklan