TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan proyek properti residensial premium terus menggeliat di Jakarta pasca pandemi Covid ini.
Di jantung Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, tepatnya di seberang Halte Transjakarta, proyek Two Sudirman Private Residences kini sedang dikebut pembangunannya dan kelak akan menjadi landmark baru Kota Jakarta dengan tinggi 330 meter dan 270 meter.
Two Sudirman Private Residences dibangun di atas lahan 3,3 hektare terdiri dari dua tower dan digarap pengembang PT Central Sudirman Development.
Ini merupakan proyek properti mixed use yang menggabungkan ruang perkantoran, hotel mewah dan apartemen premium.
Mengutip Kompas.com, Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH), kedua menara Two Sudirman akan menjadi salah satu struktur tertinggi di Indonesia dengan masing-masing menempati posisi ke-2 dan ke-6.
-
Punya 2 Tower
Two Sudirman memiliki dua tower. Rinciannya, Tower 1 akan terdiri dari ruang perkantoran dan menempati lantai 5 sampai 39) dengan desain terbuka tanpa tiang, hotel dengan 198 kamar dan 167 unit serviced apartment di lantai 40 sampai 72.
Hotel di Tower 1 dijadwalkan akan beroperasi pada akhir 2028 dengan nama Andaz Jakarta Sudirman yang akan dioperasikan oleh jaringan Hyatt Hotels Corporation sekaligus menjadi Andaz Hotel pertama yang beroperasi di Jakarta.
Hotel ini akan memiliki fasilitas yang terdiri dari all-day dining, club lounge, bar, kolam renang dalam dan luar ruangan, dan pusat kebugaran.
Area komersial di Tower 1 akan menempati lantai bawah yakni di area basement 3 hingga lantai 4 dan akan diisi sejumlah tenant dengan luas sewa atau Net Leasable Area (NLA) sekitar 19.000 meter persegi.
2. Tower 2 Sepenuhnya Jadi Hotel Mewah dan Apartemen Premium
Kemudian, Tower 2 seluruhnya akan terdiri dari kompleks apartemen mewah bernama Two Sudirman Private Residences).
Di kompleks apartemen premiumnya mereka menawarkan berbagai opsi konfigurasi unit, yakni 2-bedroom, 3-bedroom, hingga 4-bedroom dengan pemandangan panorama kota Jakarta dari ketinggian.
Menariknya, ada juga opsi konfigurasi baru dengan fleksibilitas lebih bagi penghuni untuk mengatur ruang tinggal yang yang lebih luas hingga Super Penthouse.
3. Proyek Kolaboratif Indonesia-Jepang
Mengutip Kontan, proyek ini dikembangkan secara kolaboratif oleh PT Central Sudirman Development, perusahaan patungan antara Mitsubishi Estate Co., Ltd, PT Mitsubishi Estate Indonesia, PT Taspen, PT Taspen Properti Indonesia, dan PT Benhil Property dan berambisi menjadikan proyek properti ini sebagai proyek premium bertaraf internasional.
Bertindak sebagai kontraktor utama adalah konsorsium antara China State Construction dan Taisei Joint Operation (CSCT-JO).
Baca tanpa iklan