News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Amalan Rasulullah Saat Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Warga sedang i?tikaf di Masjid Agung Palembang, Selasa (24/7/2012). Banyak para pengunjung mendatangi masjid-masjid di Palembang untuk beri?tikaf. Selain itu banyak juga warga memanfaatkan waktu usai shalat Dzuhur dengan istirahat. Waktu luang di bulan puasa ini diisi warga dengan beribadah dan beristirahat di Masjid Agung Palembang. (TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO)

Kelima, Rasulullah saw mandi dan membersihkan diri, merapikan pakaian serta memakai wangi-wangian menjelang waktu isya' selama sepuluh hari terakhir Ramadhan. hal ini dengan harapan memperoleh laylatul qadar begitulah keterangan Ibnu Jarir.

Oleh karenanya dainjurkan bagi mereka yang mengharapkan laylatul qadar untuk membersihkan diri dengan mandi dan berpakaian yang rapih dan wangi. Hendaklah bersih diri (dhahir) ini juga disertai dengan perhiasan jiwa (bathin) dengan taubat minta ampunan dari segala dosa. Karena sugguh percuma perhiasan dhahir tanpa kesucian bathin.

Karena sesungguhnya Allah swt tidak memandang keadaan bentuk dan hartamu, tetapi ia (Allah) memperhatikan hati dan amal-amalmu.

Keenam, Rasulullah saw selalu beri'tikaf di malam sepuluh terakhir bulan Ramadhan. Sebuah hadits Sayyidah Aisyah menerangkan bahwa Rasulullah saw beri'tikaf di sepuluh terakhir bulan Ramadhan, hingga Allah swt memanggilnya. (nu.or.id

Klik juga:

Jemaah Harus Salat Berjamaah Selama 55,5 Tahun

Kecelakaan Mengubah Ahmad Menjadi Hafal Alquran

Memanusiakan Diri

Kalau Ngupil Puasanya Batal Gak Ya?

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini