Dia mengatakan, Pulo yang disebutkan oleh warga sebagai tempat Pangeran Diponegoro, memiliki jejak sejarah tinggi bagi keberadaan pahlawan nasional itu. Dari referensi yang dimilikinya, Pulo merupakan tempat perkemahan 800 pasukan Diponegoro dari setiap wilayah. Adapun bangunan perkemahan dibuat dari bambu, dengan atap daun kelapa.
"Di sana setiap hari disembelih lima ekor kerbau untuk memenuhi konsumsi pasukan Diponegoro. Beberapa jejak masih tersisa. Jika Pemkot Magelang jeli, itu bisa jadi objek wisata dan bukti jika Magelang pernah disinggahi Diponegoro," tandas Bagus. (agung ismiyanto)
Baca tanpa iklan