Masjid yang terpencil itu, ternyata cukup digandrungi pendatang dan warga. Tak heran jika banyak jamaah yang ingin beribadah di Masjid tersebut.
Bagi warga yang baru pertama kali ke 'Masjid Perahu', pasti akan bertanya-tanya dimana tempat wudhu dan toilet.
Ternyata lokasinya berada di sisi kanan perahu. Terdapat 10 keran untuk berwudhu dan enam toilet yang terlihat bersih dan terjaga.
Masjid Agung Al Munada Darussalam Baiturrahman memiliki persamaan seperti masjid-masjid umumnya jika memasuki bulan Ramadan, juga mengadakan sholat Tarawih berjamaah.
Tak hanya itu, pengelola Masjid juga menawarkan takjil gratis saat berbuka puasa.
Jadi bila warga Jakarta yang ingin melihat uniknya 'Masjid Perahu' sembari beribadah, mungkin di bulan suci waktu yang tepat.
Baca tanpa iklan