News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2018

Empat Langkah Menangkal Radikalisme

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Polisi berjaga saat pemindahan jenazah terduga pelaku teror dari ruang pendingin ke ambulans di RS Bhayangkara, Surabaya, Jumat (18/5). Sebanyak tiga jenazah terduga teroris pada ledakan bom di rusunawa Wonocolo Sidoarjo itu dipindahkan dan rencananya akan dimakamkan di sebuah pemakaman di Sidoarjo. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ

KH Dr Cholil Nafis
Ketua Komisi Dakwah MUI

KASUS bom bunuh diri di Surabaya beberapa waktu lalu cukup mengejutkan.

Selain karena berdekatan waktnya dengan kasus kerusuhan narapidana dan tahanan kasus teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, para pelakunya merupakan satu keluarga yang melibatkan istri dan anak-anak.

Anak terkecil (bungsu) yang masih berusia 9 tahun juga dilibatkan dalam tindak terorisme yang sangat mengerikan.

Tentu kejadian tersebut menyedot perhatian, sekaligus keprihatinan mendalam dari banyak pihak.

Mengapa orangtua yang seharusnya membimbing justru yang menghancurkan mereka?

Lalu muncul pertanyaan, ada apa dengan keluarga itu atau keluarga lain yang memiliki spirit sama dengan mereka?

Bukankah keluarga adalah sekolah pertama (madrasatul ula) bagi pendidikan anak-anaknya?

Bukankah dari keluarga akan lahir generasi-generasi penerus yang akan menjadi tulang punggung bangsa dan negaranya?

Jika mereka 'mati dini' karena bunuh diri berdasarkan keyakinan ekstrem, berarti tujuan berkeluarganya tidak tercapai.

Problem yang mengemuka dari kasus tersebut adalah terorisme dan bunuh diri yang melibatkan anggota keluarga.

Ini artinya, paham radikal dan tindakan terorisme yang mengatasnamakan agama telah merasuk pada wilayah sangat dekat dengan kita.

Keluarga adalah lingkungan paling dekat dengan area 'secret'. Dalam Al-Quran maupun Hadits banyak menekankan pentingnya umat Islam menjaga keluarga, sebagaimana QS: Al-Tahrim: 6.

"Hai orang-orang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan."

Dalam ayat tersebut secara jelas Allah memerintahkan agar kaum mukmin menjaga diri mereka dan keluarga mereka dari api neraka.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini