Kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita.
Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (QS. An Nur: 31)
Tarkait kedua ayat ini dan hukum wajib tidaknya seorang Muslimah mengenakan hijab, para ulama memiliki pendapat yang beragam.
Baca: Berhijab Selama Bulan Ramadan, Maudy Koesnaedi Dapat Pesan Ini Dari Sang Suami
Ada sebagian yang mewajibkan, namun ada juga yang melonggarkan hukumnya.
Tapi telepas dari perbedaan tersebut, Hijab secara luas dikenal sebagai busana Muslimah.
Bagi sebagian masyarakat, hijab menjadi semacam kodefikasi “ketaqwaan” seorang Muslimah, setidaknya secara syar’i.
Pada satu dekade terakhir, antusiasime masyarakat terhadap hijab berkembang demikian pesat.
Hijab tidak lagi hanya sebatas untuk memenuhi perintah agama ataupun hanya sekedar budaya suatu bangsa, melainkan sudah menjadi trend berbusana kaum hawa di berbagai negara.
Dalam dunia fashion, hijab sudah menjadi industri yang menjanjikan, dan topik fashion semakin banyak dilirik oleh parancang busana dunia.
Tapi meskipun baru mencuat sekitar 10 tahun terakhir, hijab dengan berbagai model dan variasinya, sebenarnya sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu di banyak bangsa di dunia.
Bahkan, konsep hijab dalam arti menutup kepala sudah dikenal sebelum datangnya agama-agama samawi (Yahudi, Nasrani dan Islam). Tradisi penggunaan kerudung yang merupakan bagian dari hijab, sudah dikenal dalam hukum kekeluargaan Asyiria.
Hukum ini mengatur bahwa istri, anak perempuan, janda, bila bepergian ke tempat umum harus menggunakan kerudung.
Bahkan lebih jauh lagi ketika Adam dan hawa di turunkan ke bumi maka persoalan pertama yang dialami ialah bagaimana menutup kemaluan (aurat) (QS Thoha:121).