News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2020

Tanda-tanda Malam Lailatul Qadar, Malam yang Mulia di Bulan Suci Ramadhan

Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ratusan jemaah mengikuti salat malam di mesjid raya Makassar, Rabu (8/7) dini hari. Sejumlah jemaah beritikaf atau menetap di masjid disertai dengan menyibukkan diri dengan ibadah seperti memperbanyak membaca Al-Quran, berzikir, doa dan istigfar pada sepuluh malam terakhir Ramadhan mengharapkan datangnya malam Lailatul Qadar. Ilustrasi - Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar, Malam yang Mulia di Bulan Suci Ramadhan. Tribun timur/muhammad abdiwan

TRIBUNNEWS.COM - Lailatul Qadar adalah satu malam yang mulia di bulan suci Ramadhan.

Dalam Surah al-Qadr dijelaskan, Allah SWT menurunkan Al Quran pada Lailatul Qadar.

Lantas, bagaimana ciri-ciri atau tanda-tanda malam Lailatul Qadar?

KHUSUK -Umat muslim membaca Al Quran di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (26/6) dini hari. Memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadan, umat muslim melakukan i'tikaf di masjid dengan membaca kitab suci dan menunaikan salat malam untuk menjemput Lailatul Qadar yang diyakini hadir pada malam ganjil di bulan Ramadan. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ (SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

Baca: Apa Itu Lailatul Qadar? Berikut Ciri atau Tanda Malam Turunnya Al Quran di Bulan Ramadhan

Baca: Ciri-ciri Seseorang Mendapatkan Malam Lailatul Qadar beserta Doa Malam Seribu Bulan

Menanggapi pertanyaan tersebut, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah IAIN Surakarta, Dr H Baidi dalam tayangan Tanya Ustaz di kanal YouTube Tribunnews.com menjelaskan, ada indikator atau tanda malam Lailatul Qadar.

Dari berbagai riwayat, indikator terjadinya Lailatul Qadar dijelaskan secara alamiah.

"Artinya, kondisi alam turunnya Lailatul Qadar," jelasnya.

Cuaca pada pagi atau malam hari turunnya Lailatul Qadar sangat tenang dan udara terasa segar.

Di pagi hari, sinar matahari cukup cerah, tidak panas.

"Oleh karena itu, ini tanda-tanda turunnya Lailatul Qadar," terangnya.

Dr H Baidi mengungkapkan, hal tersebut merupakan sebuah pendapat, maka alangkah baik selama 10 hari terutama di malam-malam ganjil untuk menyongsong Lailatul Qadar.

Hal tersebut karena manusia tidak tahu secara pasti turunnya Lailatul Qadar.

"Itu rahasia Allah SWT," ungkapnya.

Dr H Baidi melanjutkan, dalam berbagai riwayat telah dijelaskan dalam hadist Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam bahwa Lailatul Qadar terjadi 10 hari terakhir di bulan Ramadhan.

Terkait malam keberapa, Dr H Baidi mengatakan belum ada penjelasan.

"Tetapi di antara para ulama memberikan satu pendapat, gambaran," terangnya.

Gambaran tersebut yakni:

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini