News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2024

Apa Hukumnya Mencium Pipi Pasangan saat Puasa? Ini Penjelasannya

Penulis: Nurkhasanah
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi pasangan romantis - Berikut penjelasan mengenai hukum mencium pipi pasangan saat berpuasa, apakah membatalkan puasa?

TRIBUNNEWS.COM - Simak penjelasan mengenai hukum mencium pipi pasangan saat berpuasa dalam artikel ini.

Umat Islam diperintahkan untuk menahan hawa nafsu saat menjalankan ibadah puasa.

Bukan hanya menahan nafsu untuk makan dan minum, melainkan berhubungan badan.

Selain itu, hukum mencium pipi pasangan juga perlu diperhatikan saat berpuasa di bulan Ramadhan.

Lantas, apa hukumnya mencium pipi pasangan saat berpuasa?

Dosen IAIN Surakarta, Muhammad Nashiruddin memberikan penjelasannya mengenai hukum mencium pipi pasangan dalam program Tanya Ustaz di kanal YouTube Tribunnews.

Menurut Nashiruddin, hukum mencium atau memeluk suami atau istri tidak membatalkan puasa.

"Hukumnya mencium atau memeluk istri atau memeluk suami di saat siang hari pada dasarnya tidak membatalkan puasa," kata Nashiruddin dikutip dari YouTube Tribunnews, Selasa (12/3/2024).

Dikatakan Nashiruddin, terdapat beberapa hadits yang diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu 'anha yang mana Rasulullah pernah mencium beliau ketika sedang berpuasa.

Berdasarkan hal itu, maka mencium pipi pasangan tidak membatalkan puasa.

"Karena ada beberapa hadits yang diriwayatkan dari Aisyah Radhiyallahu 'anha, bahwasanya Nabi Muhammad SAW mencium beliau ketika kondisi nabi juga sedang berpuasa."

Baca juga: Apa Hukumnya Tidur Sepanjang Hari saat Puasa? Berikut Penjelasannya

"Artinya, itu tidak membatalkan puasa," imbuh Nashiruddin.

Akan tetapi, terdapat syarat tertentu agar ciuman yang dilakukan oleh pasangan tidak membatalkan puasa.

Syaratnya adalah ciuman tersebut tidak sampai menyebabkan keluarnya air mani.

"Tetapi ini tentunya dengan syarat bahwasanya ciuman atau pelukan yang dilakukan oleh suami ke istrinya atau istri ke suaminya tidak sampai menyebabkan keluarnya sperma (air mani)."

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini