Terakhir, doa berdasarkan riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni, dari Ibnu Umar yang berdoa:
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي
Lafal latin: Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi'at kulla syaiin antaghfira lii.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.
(Lihat selengkapnya: al-Nawawi, al-Adzkar, hlm. 190)
Kapan Doa Buka Puasa Dibaca?
Setelah mengetahui bacaan doa buka puasa, pertanyaan selanjutnya kapan doa tersebut dibaca? Sebelum atau setelah adzan Maghrib?
Rupanya, ada kesalahpahaman tentang waktu yang tepat membaca doa buka puasa Ramadhan.
Selama ini, banyak masyarakat yang membaca doa buka puasa Ramadhan sebelum menyantap makanan atau minum saat masuk waktu maghrib.
Nah yang benar, cara membaca doa buka puasa Ramadhan adalah setelah berbuka puasa.
Demikian disampaikan Penyuluh Agama Islam Non ASN KUA Kecamatan Tanjungpinang Timur, Ustaz Mhd Munirul Ikhwan, dikutip dari kepri.kemenag.go.id.
"Jadi membaca doa buka puasa Ramadhan itu sesudah buka puasa. Misalnya setelah makan kurma atau minum air, kemudian baca doa buka puasa Ramadhan," kata dia.
Sementara sebelum makan dan minum, hendaknya membaca Basmalah atau baca doa mau makan.
Ini, lanjut Ustaz Munirul Ikhwan, seperti dijelaskan dalam kitab Hasyiyah I'anah at-Thalibin karangan Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha dan Syekh Said bin Muhammad Ba'ali, Busyra al-Karim.
Hal serupa juga disampaikan Dosen IAIN Fattahul Muluk Jayapura Papua, Muhammad Wahib Abdul Aziz, dilansir iainfmpapua.ac.id.
Wahib Abdul Aziz mengatakan, doa buka puasa Ramadhan dianjurkan untuk dibaca setelah berbuka puasa, berdasarkan telaah referensi sejumlah kitab fikih.
Salah satunya Kitab Nihayatuzzain karya imam Nawawi Al Bantani halaman 189 yang berbunyi:
Baca tanpa iklan