News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Doa Buka Puasa Latin, Arab, dan Artinya Sesuai Sunah Rasulullah SAW

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Ayu Miftakhul Husna
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA BUKA PUASA - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Jumat (20/2/2026). Rasulullah SAW mengajarkan doa buka puasa yang dibaca setelah masuk waktu berbuka yang ditandai terbenamnya matahari dan azan Maghrib.

Rasulullah SAW bersabda: “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak; 1) orang yang berpuasa hingga ia berbuka, 2) pemimpin yang adil, 3) dan orang yang terdzalimi.” (HR Ibnu Majah, Ahmad & Tirmidzi)

4. Memakan Kurma atau Meminum Air

Setelah membaca doa berbuka puasa, kemudian memakan kurma atau meminum air.

Rasulullah SAW biasanya memakan kurma dalam jumlah ganjil, sebelum sholat Maghrib.

Dari Anas bin Malik, ia menyampaikan, “Rasulullah SAW berbuka dengan beberapa kurma yang masih basah sebelum sholat (Maghrib). Jika tidak ada, beliau berbuka dengan beberapa kurma kering. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan meminum air.” (HR Abu Dawud, Ahmad, Tirmidzi, dan Hakim)

5. Mengerjakan Sholat Maghrib, Lanjut Menyantap Hidangan

Setelah mengawali berbuka puasa dengan kurma dan air putih, Rasulullah SAW kemudian sholat Maghrib, lalu menyantap hidangan besar.

Namun, menurut riwayat dalam hadis disebutkan sebaiknya menyantap makan besar terlebih dahulu jika sudah ada.

Dari Anas bin Malik, berkata bahwa Rasulullah SAW menganjurkan umatnya: “Jika makanan malam telah disediakan, makanlah makanan itu sebelum kamu melaksanakan sholat Maghrib dan janganlah tergesa-gesa dalam menyantapnya.” (HR Bukhari, Muslim & Ahmad)

Keutamaan Menyegerakan Berbuka Puasa

Ada beberapa keutamaan menyegerakan berbuka puasa menurut penjelasan Kementerian Agama.

1. Dicintai Allah Swt

Menyegerakan berbuka puasa merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam karena mengandung nilai ketaatan yang tinggi. 

Seorang muslim yang segera berbuka saat waktu Maghrib tiba menunjukkan kepatuhan terhadap ketentuan Allah Swt tanpa menambah atau mengurangi waktu puasa menurut kehendaknya sendiri.

Tindakan ini mencerminkan sikap tunduk dan patuh terhadap syariat.

Inilah yang menjadikan amalan tersebut bernilai ibadah dan mendatangkan kecintaan dari Allah Swt.

Rasulullah SAW bersabda: "Manusia akan selalu berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Meneladani Sunnah Rasulullah Saw

Berbuka puasa tepat pada waktunya juga merupakan bentuk mengikuti ajaran dan teladan Rasulullah Saw. 

Dalam setiap kesempatan berpuasa, beliau tidak menunda berbuka ketika azan Maghrib telah berkumandang.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini