News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Bolehkah Penderita Diabetes Berpuasa? Ini Penjelasan dan Tips Aman dari Dokter

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TIPS PUASA DIABETES - Pekerja menunjukkan takeran gula darah pada alat pengukur saat peluncuran kampanye edukasi GESIT (Gerakan Sadar Diabetes) di Jakarta, Kamis (14/11/2024). Penderita diabetes tetap boleh berpuasa dengan syarat berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter dan tidak melewatkan sahur serta berbuka secara wajar. Tribunnews/Jeprima

"Pokoknya secukupnya. Tapi yang manis-manis memang dianjurkan pada saat buka itu yang manis dianjurkan tapi sedikit saja porsinya," jelasnya. 

Setelah itu, makan besar dapat dilakukan sebelum tarawih, dan camilan ringan bisa dikonsumsi setelahnya.

Gejala gula darah tinggi biasanya ditandai dengan rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, lemas, badan terasa hangat, dan pusing.

Sementara gula darah rendah umumnya ditandai dengan lemas berlebihan dan keringat dingin.

Untuk mencegah kondisi berbahaya, pasien disarankan memeriksa gula darah selama tiga hingga empat hari pertama puasa, yakni sebelum sahur, sekitar pukul 12 siang, dan dua hingga tiga jam sebelum berbuka.

Ali menegaskan bahwa jika saat berpuasa pasien mengalami gejala gula darah rendah seperti jantung berdebar, puasa wajib dibatalkan.

"Wajib dibatalkan karena resiko terjadinya hipoglikemia (gula darah rendah) itu jauh lebih berbahaya," jelasnya.

Untuk jumlah kadar gula darah yang ideal atau yang relatif aman berada di bawah 180–200 mg/dL, dengan rentang ideal sekitar 110–180 mg/dL.

(Tribunnews.com/Latifah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini